Susahnya Dapat Gas Elpiji 3 Kg di Maros Jelang Iduladha, Warga Sampai Antre di Pengecer

Padahal, elpiji 3 kg tersebut dibutuhkan warga, untuk menyambut hari raya Iduladha, yang jatuh pada Minggu (11/8/2019) besok.

Susahnya Dapat Gas Elpiji 3 Kg di Maros Jelang Iduladha, Warga Sampai Antre di Pengecer
amiruddin/tribun-maros.com
Antrean warga saat operasi pasar di Salenrang, Kecamatan Bontoa, Maros, Jumat (9/8/2019) kemarin. 

TRIBUN-MAROS.COM, TURIKALE - Sejumlah warga di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengeluhkan sulitnya memperoleh elpiji 3 kg, Sabtu (10/8/2019).

Padahal, elpiji 3 kg tersebut dibutuhkan warga, untuk menyambut hari raya Iduladha, yang jatuh pada Minggu (11/8/2019) besok.

Hal tersebut disampaikan salah seorang warga di Jl AP Pettarani, Kecamatan Turikale, Maros, Habiba.

Festival Pulau Sebatik, IKA Unhas Cabang Kalimantan Utara Sapa Almamaternya

Harga Ayam Potong di Pangkep Masih Stabil

Sebelum Mudik Lebaran Iduladha 1440 H, Silahkan Simak Imbauan Kasat Lantas Polres Wajo

"Susah sekali diperoleh elpiji. Bukan cuma elpiji 3 kg, tetapi juga yang berukuran besar," katanya, kepada tribun-maros.com.

Ia mengaku sudah mendatangi sejumlah kios, tetapi belum juga dapat elpiji.

Hal senada juga disampaikan, warga Jl Makmur Dg Sitakka, Maros, Irwan Rum.

"Dari tadi saya juga cari elpiji. Tetapi sejumlah kios yang saya datangi, hanya terdapat tabung kosong," ujar Irwan.

Ia berharap pihak terkait segera turun tangan, agar kelangkaan elpiji tersebut bisa diatasi.

Festival Pulau Sebatik, IKA Unhas Cabang Kalimantan Utara Sapa Almamaternya

Harga Ayam Potong di Pangkep Masih Stabil

Sebelum Mudik Lebaran Iduladha 1440 H, Silahkan Simak Imbauan Kasat Lantas Polres Wajo

Kelangkaan elpiji di Maros masih terjadi, padahal Pemkab Maros beserta PT Pertamina telah menggelar operasi pasar.

Operasi pasar itu dilaksanakan di Kecamatan Turikale, Bontoa, Maros Baru, dan Mandai.

Harga elpiji di operasi pasar tersebut, dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp 15.500.

Beberapa hari terakhir, sejumlah warga Maros menyebut terpaksa membeli elpiji 3 kg seharga Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu, demi kebutuhan dapurnya.

Laporan Wartawan Tribun Timur, @amir_eksepsi

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Amiruddin
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved