Mati Lampu Setengah Hari, Gratis Tagihan Rekening Listrik Sebulan

Mati Lampu setengah hari, gratis tagihan rekening listrik sebulan. Itulah cara pemerintah bertanggung jawab akibat

Mati Lampu Setengah Hari, Gratis Tagihan Rekening Listrik Sebulan
DOK TRIBUN TIMUR
Ilustrasi listrik padam atau Mati Lampu. 

Mulai dari memasok sumber daya seperti power bank, hingga menyelamatkan makanan di kulkas.

Juru bicara Louisville Gas and Electric Company and Kentucky Utilities Company (LG&E and KU), Liz Pratt berbagi tipsnya, seperti dilansir laman Nbcnews.com:

1. Melapor

Dalam keadaan tidak luar biasa, hal pertama yang harus dilakukan adalah melapor, baik jika Mati Lampu tersebut terjadi untuk kali pertama, maupun ketika masih terkena pemadaman listrik saat wilayah lainnya sudah menyala.

Menurut Pratt, semakin banyak orang yang melapor, maka akan semakin mudah penyebab Mati Lampu itu diidentifikasi.

Jika listrik di wilayahmu dalam keadaan menyala, jangan tunggu mati untuk menyimpan nomor penting.

Carilah nomor-nomor penting yang bisa kamu jadikan sasaran lapor jika pemadaman listrik kembali terjadi.

2. Perlengkapan darurat

Founder American Preppers Network, Tom Martin menyarankan beberapa barang yang harus dipersiapkan untuk mengatasi pemadaman listrik dalam waktu panjang.

Persiapkan perlengkapan darurat, seperti air.

Setidaknya setiap orang memerlukan satu galon yang bisa dipakai selama tiga hari.

Persiapkan cadangan air lebih jika kamu memiliki binatang peliharaan.

Hal lainnya yang harus disiapkan adalah cadangan makan tiga hari yang tidak mudah rusak, serta perlengkapan seperti alat pembuka kaleng, senter, serta baterai ekstra termasuk untuk ponsel.

Namun, sebelum mempersiapkannya, pasang telinga pada arahan pemerintah.

Jika pemadaman listrik diakibatkan oleh bencana alam atau peristiwa lainnya, maka mungkin kamu butuh evakuasi.

3. Perhatikan makanan di kulkas

Departemen Pertanian Amerika Serikat mengatakan, makanan dalam kulkas akan tetap dalam kondisi aman dan dingin selama beberapa jam, jika pintunya tidak dibuka dan full freezer akan menjaga temperatur sekitar 48 jam, selama pintunya tetap tertutup.

Selain itu, jangan hanya melihat tampilan luar makanan untuk mengetahui apakah makanan tersebut masih aman.

Namun, jangan pula mencicipinya terlebih dahulu.

Ambil termometer di kulkas dan freezer.

Idealnya, angka yang kamu lihat adalah empat derajat Celcius ke bawah untuk kulkas atau -17 derajat Celcius ke bawah untuk freezer. 

Jika masih ragu, ambil makanan satu persatu dan ukur suhunya menggunakan pengukur suhu makanan.

Menurut Martin, kita bisa menjaga makanan tetap dingin dengan membalut kulkas atau freezer dengan sleeping bag.

Jangan buka kecuali saat diperlukan.

Namun jika sudah terlalu lama, kamu bisa segera memasak makanan yang ada di dalamnya.

4. Sediakan pasokan penerangan

Ketika Mati Lampu, kita tentu membutuhkan penerangan.

Martin menyarankan kita untuk memasok beberapa lilin atau lampu LED agar lebih praktis.

Jika menyediakan lampu LED, pastikan kamu mempunyai cadangan baterai dan tahu di mana menyimpannya.

5. Tetap adem tanpa AC

Di beberapa wilayah dengan suhu panas tentu sangat membutuhkan pendingin ruangan (AC).

Pemadaman listrik dalam waktu panjang tentunya akan membuat kita tidak nyaman.

Sediakan kipas angin tenaga baterai untuk digunakan pada saat darurat.

Mungkin anginnya tidak akan sedingin AC, namun bisa cukup membantu di masa darurat.

Selain itu, tetaplah berada di tempat rendah.

Kita bisa mengikuti cara anjing menjaga suhu tubuhnya tetap terjaga ketika suhu meninggi, dengan cara tetap berada di bawah menempel pada permukaan bumi.

Misalnya, jika di lokasimu ada ruang bawah tanah, kamu bisa menuju ke sana untuk menjaga tubuh tetap dingin.

6. Menyibukkan diri

Ketika Mati Lampu, kita perlu menjaga pikiran tetap sibuk. Jika bosan dan cemas, cobalah bermain kartu, papan permainan, atau membaca buku jika memungkinkan.

"Apa pun yang membuatmu senang," kata Martin.

Selain itu, tentu tidak ada di antara kita yang ingin ponselnya mati total, karena kehabisan daya.

Jadi, pastikan kamu menghemat dayanya dan menggunakan ponsel hanya saat diperlukan.(*)

Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved