Berita Viral

Terungkap Ternyata Hubungan Terlarang Adik-Kakak di Luwu Berawal dari Curhat Masalah Rumah Tangga

Terungkap Ternyata Hubungan Terlarang Adik-Kakak di Luwu Berawal dari Curhat, Sudah Diamankan Polisi

Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Faisal Syam mengatakan, hingga kini pihaknya masih melakukan pendalaman pada kasus tersebut.

Ada Cerita Dibalik Terjadinya Hubungan Sedarah Inses AA & BI di Luwu, Ini yang Ingin Dibuktikan!

10 Kasus Hubungan Sedarah atau Inses di Tahun 2019: Pelakunya dari Adik, Kakak, Ayah hingga Kakek

“Kami dari Satreskrim Polres Luwu sedang mendalami terkait pelaku ini, apakah bisa dijerat dengan hukum pidana atau tidak."

"Karena kami masih mendalami kasus yang dialami kedua pelaku,” katanya, Senin (29/7/2019).

Namun demikian, pihak kepolisian berpotensi untuk mendakwa pelaku inses tersebut dengan UU kekerasan dalam rumah tangga.

"Potensi undang-undang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), karena dilihat satu rumah dan tinggal satu rumah. KDRT tidak harus dengan pemukulan, bisa juga melalui psikis," tuturnya.

Pihak Polsek Belopa Kabupaten Luwu telah mengamankan pelaku AA (38), pada Sabtu (27/7/2019).

Pihak kepolisian juga telah melakukan koordinasi dengan pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Luwu.

Cara BI Tutupi 2 Anak Hasil Inses atau Hubungan Intim dengan Kakak, Ternyata Pakai Dalih Janda

Inses di Luwu, Tiap Tahun Janda BI Lahirkan Anak dari Hubungan Intim Sedarah dengan Kakak Kandung

Juga dengan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Luwu, Pengadilan Agama, kepala desa serta tokoh agama dan masyarakat.

Hal itu dilakukan polisi untuk mendalami kasus ini. Termasuk telah memeriksa saksi-saksi seperti orangtua (ibu) pelaku dan saudara pelaku.

“Setelah menerima laporan warga dan menangkap pelaku, kami juga sudah memeriksa saksi-saksi yakni dari keluarganya sendiri,” ujarnya.

Sementara pasal 294 KUHP tentang pencabulan tidak bisa menjerat pelaku.

Suka Sama Suka

Karena kejadian inses ini berlangsung atas landasan suka sama suka dan tidak ada unsur paksaan.

Kasubbid P2TP2A DP3A Luwu, Nursamsi, telah berkoordinasi dengan P2TP2A Provinsi Sulawesi Selatan terkait kasus tersebut.

Bahkan Polda Sulsel juga akan turut andil menangani kasus inses yang terjadi di Luwu.

"Kami sudah koordinas dengan Ketua P2TP2A Provinsi, ibu Messi. Dan menyampaikan untuk koordinasi dengan lembaga hukum khususnya Polda. Dan kemungkinan Polda akan turun langsung tangani kasus ini," ujar Nursamsi.

Sebisa mungkin, pihaknya akan mengkaji bersama lembaga hukum terkait.

Nursamsi juga sempat kaget dengan perkembangan kasus inses tersebut.

Karena tidak ada tindak pidana dan pasal yang bisa menjerat secara hukum dua pelaku inses tersebut.

Selamat Tinggal Mamuju dan Makassar, Presiden Jokowi Setujui Ibu Kota Negara Pindah ke Kalimantan

Kenangan Putri Bungsu Ichsan Yasin Limpo, Unggah Sebuah Catatan di Instagram Falih Sayangnya Papa

Akhirnya Komedian Sule dan Naomi Zaskia Go Public Pamer Kemesraan, Bagaimana Kabar Mantan Istri?

Sementara pihaknya khawatir jika tidak ada pidana, kasus serupa akan kembali terjadi di Kabupaten Luwu.

Kini, AA masih diamankan di Mapolsek Belopa, sementara EI bersama ibunya berada di rumah salah satu keluarganya di Makassar.

Sebelumnya, Kasus inses ini terbongkar pada Jumat (26/7/2019) sore.

Anggota Kepolisian Resor (Polres) Luwu langsung mengamankan AA.

 Inses di Luwu, Tiap Tahun Janda BI Lahirkan Anak dari Hubungan Intim Sedarah dengan Kakak Kandung

Tiap tahun janda BI lahirkan anak dari hubungan intim sedarah dengan kakak kandung.

Terungkap, inses di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan ( Sulsel ).

Melibatkan kakak dengan adik kandung.

Hubungan AA (38) dan adik kandungnya BI (30) berlangsung sejak 2016 atau sudah 3 tahun.

BI melahirkan 2 orang anak yang masing masing telah berusia 2,5 tahun dan 1,5 tahun.

Kini, BI tengah hamil anak ketiga.

Jika anak ketiga lahir, nisa dikatakan, tiap tahun BI melahirkan anak dari inses.

“Si perempuan saat ini kondisinya lagi hamil, kami akan mendalami pula psikologisnya apakah terganggu atau tidak nanti kami dalami,” kata Kasat Reserse Kriminal Polres Luwu AKP Faisal Syam saat dikonfirmasi di Mapolsek Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Sabtu (27/7/2019) sore.

BI saat ini diamankan pihak keluarganya sambil menunggu proses yang sedang dilakukan aparat Polsek Belopa.

Selama ini, AA sendiri menutup rapat hubungan keduanya.

Terungkapnya kasus ini setelah warga mengadu ke polisi dan Kepala Desa Lamunre Tengah jika di desa tersebut terdapat pasangan cinta terlarang yakni kakak dan adik yang telah memiliki 2 orang anak.

Kepala Desa Lamunre Tengah Hj Hafidah Junaid mengatakan, dirinya mendapat laporan warga.

Bahkan, ia selama ini curiga dan sudah melakukan pendekatan namun keduanya tak mengakui perbuatannya.

“Sewaktu saya tanya si perempuan untuk mengakui perbuatannya, tetapi dia mengelak. Dia malah mengatakan dari hasil hubungan suaminya. Namun suaminya kami tidak tahu dimana keberadaannya,“ ucap Hj Hafidah.

Dalam kesehariannya, BI berdagang cemilan sementara AA bekerja sebagai tukang batu.

Baca: 10 Kasus Hubungan Sedarah atau Inses di Tahun 2019: Pelakunya dari Adik, Kakak, Ayah hingga Kakek

Baca: Cara BI Tutupi 2 Anak Hasil Inses atau Hubungan Intim dengan Kakak, Ternyata Pakai Dalih Janda

Baca: 2 Penyebab AA Pacari BI Adiknya hingga Lakukan Hubungan Intim atau Inses dan Lahirkan 2 Anak

Sebelumnya diberitakan, Kepolisian Sektor Belopa didukung Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Luwu mengamankan 2 bersaudara, warga Jalan Andi Takke, Desa Lamunre Tengah, Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, yang diduga terlibat cinta terlarang kakak adik.

AA dan BI diduga terlibat cinta terlarang sejak pertengahan tahun 2016 hingga BI melahirkan dua anak.

Faisal Syam mengatakan, pelaku AA kini sedang diamankan di Mapolsek Belopa dan sedang dalam penyidikan terkait laporan warga.

“Saudara AA kini sedang diamankan di Mapolsek Belopa, atas adanya laporan warga setempat jika keduanya sedang menjalani hubungan cinta terlarang yang sudah berlangsung bertahun-tahun. Saat ini AA masih kami lakukan proses,” kata Faisal saat dikonfirmasi, Sabtu.

Sementara itu, AA mengaku anak pertamanya telah berumur 2,5 tahun, dan anak kedua berusia 1,5 tahun.

“Anak saya yang pertama laki-laki, terus anak kedua seorang perempuan,” ucap AA saat dimintai keterangan oleh penyidik.

Menurut pelaku AA, ia tak mampu menahan nafsu saat bersama adiknya yang tinggal serumah.

Akhirnya kakak pun menghamili adik kandung sendiri.

“Itu terjadi karena kami tinggal serumah dan saya tidak mampu lagi menahan nafsu,” ujarnya.

Kini, AA diamankan di Mapolsek Belopa.

Sedangkan adiknya, BI kini dijemput oleh keluarga karena kondisi kesehatannya sedang terganggu.

Informasi yang diperoleh, pelaku AA masih berstatus bujangan, sementara adik kandungnya sudah berstatus janda dengan 2 kali menikah.

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, @desy_arsyad (Desy Arsyad)

Selamat Tinggal Mamuju dan Makassar, Presiden Jokowi Setujui Ibu Kota Negara Pindah ke Kalimantan

Kenangan Putri Bungsu Ichsan Yasin Limpo, Unggah Sebuah Catatan di Instagram Falih Sayangnya Papa

Akhirnya Komedian Sule dan Naomi Zaskia Go Public Pamer Kemesraan, Bagaimana Kabar Mantan Istri?

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Mansur AM
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved