Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cara BI Tutupi 2 Anak Hasil Inses atau Hubungan Intim dengan Kakak, Ternyata Pakai Dalih Janda

Cara BI tutupi 2 anak hasil inses atau hubungan intim dengan kakak, ternyata pakai dalih janda.

Editor: Edi Sumardi
HANDOVER
Ilustrasi inses di Luwu, Sulsel. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Cara BI tutupi 2 anak hasil inses atau hubungan intim dengan kakak, ternyata pakai dalih janda.

Ternyata inses tersebut sudah lama jadi kecurigaan warga.

Namun, pelaku punya dalih untuk menutupinya.

Hubungan cinta terlarang yang dilakukan kakak dan adik kandung, di Desa Lamunre Tengah, Luwu, Sulawesi Selatan, AA (38) dan BI (30), sudah lama dicurigai warga desa.

Kecurigaan hubungan itu sejak BI mengaku statusnya adalah janda yang sudah dua kali bersuami, meski perceraiannya tidak jelas.

BI mengaku melahirkan 2 anak selama 2 kali menikah dan berlanjut inses, sementara kedua suami BI tidak pernah terlihat oleh warga.

Warga Desa Lamunre Tengah, Patunuri mengatakan, kecurigaan warga sudah berlangsung lama.

Namun, setiap didatangi warga, dia mengaku 2 anaknya yang berumur 2,5 tahun dan 1,5 tahun adalah hasil hubungan dengan suami lamanya.

“Sudah lama dicurigai warga, cuma karena dia statusnya sudah bersuami dua kali jadi warga kira suami lamanya. Tetapi kan tidak pernah dilihat suami mana yang datang, karena kalau ditanya kedua anaknya itu dia mengaku hasil hubungan suaminya,” katanya saat dikonfirmasi di depan Kantor Desa Lamunre, Minggu (28/7/2019).

Sewaktu mulai dicurigai oleh warga, BI memutuskan untuk meninggalkan kampung.

Setelah kembali dan menetap di desa sejak beberapa tahun terakhir, dia terlihat hamil lagi.

Warga semakin curiga dan memanggil pemerintah setempat untuk mendatangi dan menanyakan kepada BI tentang kehamilannya itu.

Saat didatangi di rumahnya, keduanya berada dalam rumah, warga hanya menemui anaknya di depan dan menanyakan keberadaan ibunya.

Namun, anaknya mengatakan bahwa sedang di dalam tidur tetapi ditemani pamannya (pelaku AA).

"Dari pengakuan anaknya inilah yang makin membuat warga bergejolak dan meminta keduanya mengakui perbuatannya. Saat ditanya, keduanya mengakui dan kami sampaikan ke polisi untuk ditangkap,” ucapnya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved