CPNS 2019
MenpanRB dan BKN Gelar Rakor Penerimaan CPNS 2019 dan PPPK 2019, Kapan Pendaftaran Dibuka?
Pemerintah memastikan akan menyelenggarakan rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) baik CPNS 2019 maupun PPPK 2019.
Penulis: Anita Kusuma Wardana | Editor: Anita Kusuma Wardana
TRIBUN-TIMUR.COM-Pemerintah memastikan akan menyelenggarakan rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) baik CPNS 2019 maupun PPPK 2019.
Hal tersebut kembali ditegaskan MenpanRB, Syafruddin dalam Rapat Koordinasi Perencanaan ASN Tahun 2020-2024 dan Pengadaan ASN Tahun 2019, Selasa (30/7/2019).
Rakor tersebut turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Mendikbud Muhadjir Effendy, dan Kepala BKN Bima Haria Wibisana.
Dalam rakor tersebut, Bima Haria Wibisana menjadi narasumber yang membahas evaluasi penerimaan ASN tahun 2018 dan perencanaan penerimaan ASN tahun 2019.
Baca: Meski Sama Pakai Sistem CAT, Penilaian Skoring untuk PPPK 2019 Beda dengan CPNS 2019, Baca Aturannya
Baca: Jelang Pendaftaran CPNS 2019 dan PPPK 2019, BKN Imbau Masyarakat Hati-hati Beli Buku Latihan Soal
Baca: Akhirnya Pihak Istana Beri Respon soal Kasus Dokter Romi yang Dianulir Jadi CPNS karena Difabel
Selain dihadiri oleh para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di Instansi Pusat, Rakor tersebut juga dihadiri oleh para Bupati, Walikota atau perwakilannya dari Instansi Daerah di Indonesia.
Syafruddin menyampaikan, rakor ini dilaksanakan untuk memformulasikan SDM Aparatur yang merupakan aset utama dalam organisasi, guna mewujudkan ASN berkelas dunia.
Baca: ADA APA? KemenpanRB akan Kumpulkan Seluruh Kepala Daerah Jelang Rekrutmen CPNS 2019 dan PPPK 2019
Baca: CPNS/P3K 2019, Pemprov Sulsel Sudah Usul Formasi CPNS 2019 ke Kemenpan RB, Bersiap yang Ahli Hukum!
Baca: Jelang Pendaftaran CPNS 2019 dan PPPK 2019, Beredar Lagi Surat Palsu Atas Namakan BKN, Waspada!
Selain itu, pengembangan ASN menjadi kunci untuk menjawab dinamika tantangan terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi.
MenpanRB juga menyampaikan bahwa untuk mewujudkan Smart ASN perlu dilakukan rekrutmen bertahap guna menyaring ASN yang berkeahlian, juga di bidang pendidikan dan kesehatan.
"Salah satunya melalui rekrutmen CPNS 2019 sebanyak 100 ribu orang, P3K 100 ribu. Sisanya 50 ribuan sdh diperoleh daridan P3K tahap 1,"ujar MenpanRB dikutip dari akun Twitter official @bkngoid
Rincian Formasi Kebutuhan ASN 2019
Kebutuhan ASN, baik PPPK 2019 maupun CPNS 2019 yang dibuka oleh pemerintah sebanyak 254.173 formasi.
Rinciannya, dari jalur CPNS 85.537 orang. Angka tersebut terdiri dari kebutuhan di pemerintah pusat maupun daerah.
Seleksi CPNS 2019 tidak hanya dibuka untuk pelamar umum. Ada pula sejumlah posisi yang dibuka bagi pelamar yang berasal dari sekolah kedinasan.
Sedangkan, dari jalur pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sebanyak 168.636 orang.
Angka tersebut terbagi menjadi 23.212 posisi PPPK 2019 di pemerintah pusat dan 145.424 di tingkat pemerintah daerah.
PPPK 2019 dapat berasal dari eks tenaga Honorer kategori II (THK-II). Selain THK-II, kesempatan ikut seleksi PPPK juga dimiliki honorer yang bekerja di instansi pemerintahan.
Khusus untuk PPPK 2019 ini, pemerintah akan mempriortaskan merekrut guru honorer yang telah melewati batas umur untuk mendaftar CPNS 2019.
Kapan Pendaftaran PPPK dan CPNS 2019?
Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara ( BKN), Mohammad Ridwan mengatakan, terkait proses dan jadwal seleksi CPNS 2019 akan dibuka pada Oktober 2019.
Pihaknya akan menyampaikan petunjuk teknisnya sesegera mungkin kepada masyarakat.
"Kemarin, pak Menpan RB sudah statement, bahwa penerimaan CPNS kemungkinan besar di Oktober," kata Ridwan dihubungi Kompas.com, Jakarta, Kamis (4/7/2019).
Ridwan menjelaskan, proses penerimaan pendaftaran tersebut dipekirakan lebih awal untuk PPPK.
Namun ia tak memberikan kapan waktu pastinya.
Menurut dia, adanya pernyataan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( MenPAN RB) Syafruddin itu menjadi tanda bagi BKN untuk bersiap.
"Bagi kami di Panselnas merupakan semacam ancer-ancer. Oleh karena itu, persiapan mulai dipersiapkan mulai dari sekarang. Banyak yang harus dipersiapkan," ujarnya.
Dia mengatakan, pihak hingga ini terus mempersiapkan segala keperluan yang dibutuhkan dalam proses penerimaan calon Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun ini baik untuk CPNS maupun PPPK.
"Kebutuhan riil (jumlah PNS dan PPPK) dari intansi pusat dan daerah itu belum semua masuk, tapi seberapa banyak saya harus cek dulu ke Kemenpan RB," ungkapnya.
Dia menyebut, setidaknya ada tujuh tahapan proses penerimaan CPNS dan PPPK yang harus dilalui. Ini semua sesuai dengan aturan pemerintah yang berlaku.
Zero Money
BKN pun menegaskan penerimaan CPNS 2019 dan PPPK 2019 tak dipungut biaya atau Zero Money.
Masyarakat diminta tak mudah tergiur bujuk rayu para pelaku penipuan yang memanfaatkan momen penerimaan CPNS 2019.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Mohammad Ridwan menanggapi beberapa aduan masyarakat yang mengaku dirinya menjadi korban penipuan bermodus sejumlah uang sebagai pintu masuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Beberapa aduan tersebut disampaikan dalam program Metro TV Hotroom bertajuk Siasat Penipuan CPNS pada Selasa, (16/7/2019) di Gedung Metro TV Jakarta.
“Jelas-jelas proses seleksi CPNS itu zero money alias tanpa biaya, jadi sebenarnya mudah mengidentifikasi penipuan CPNS, kalau sudah mensyaratkan sejumlah uang itu jelas penipuan,” tanggap Ridwan.
Pada acara tersebut dihadirkan seseorang yang mengaku sebagai korban penipuan.
Dia menuturkan ditawarkan masuk menjadi CPNS oleh oknum yang mengaku bekerja di salah satu instansi Pemerintah Daerah dengan syarat membayar puluhan juta rupiah.
Menjawab pengakuan itu, Ridwan menjelaskan bahwa seleksi CPNS dilakukan secara terbuka dan serentak hanya oleh instansi pemerintah, bukan perorangan.
“Formasi CPNS diumumkan secara terbuka oleh instansi pemerintah, proses pendaftaran online terintegrasi via sscasn.bkn.go.id dan seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan seperti seleksi administrasi, kompetensi dasar, dan bidang,"
"Saat seleksi kompetensi dasar dan kompetensi bidang menggunakan CAT BKN misalnya, hasil ujian disampaikan real time kepada peserta setelah ujian selesai, bahkan orang tua peserta dapat memantau langsung nilai anaknya di ruang monitoring tes yang disediakan instansi pembuka rekrutmen,"
"Selain itu, peserta yang lolos pada setiap tahapan diumumkan di portal sscasn dan masing-masing instansi,” terangnya.
Di bagian akhir, Ridwan kembali menegaskan bahwa alur seleksi CPNS sudah begitu transparan dan akses informasi pelaksanaan seleksi sudah dibuka seluas-luasnya.
Pada kesempatan itu Ridwan meminta agar masyarakat yang menjadi korban penipuan jangan pernah enggan untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada pihak kepolisian.
Sementara itu untuk informasi CPNS, Ridwan menambahkan agar masyarakat menjadikan website atau kanal media sosial terverifikasi milik instansi pemerintah sebagai referensi informasi seleksi.
Siapkan Dokumen
Sebelumnya BKN menyebut Penerimaan PPPK dan CPNS 2019 tak lama lagi diumumkan.
meski begitu, BKN belum menyebut tanggal pasti kapan Penerimaan PPPK dan CPNS 2019 bakal dibuka namun memberi klu waktu 'kian dekat'
Sebagai Panselnas CPNS, BKN meminta bagi yang berminat untuk mendaftar penerimaan CPNS 2019 dan PPPK 2019 untuk mempersiapkan dokumen sebagai berikut :
1. Scan KTP
2. Kartu Kartu Keluarga
3. Foto Diri
4. Ijazah
5. Transkrip Nilai.
Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/menpanrb-syafruddin-membuka-rakor-perencanaan-asn-2020-2024-dan-penerimaan-asn-2019.jpg)