Hari Pertama Sekolah, Guru dan Siswa Baru di SMAN 20 Makassar Kenakan Pakaian Adat

SMAN 20 Makassar punya cara unik menyambut kedatangan para siswa baru di hari pertama sekolah pasca Libur Sekolah.

Hari Pertama Sekolah, Guru dan Siswa Baru di SMAN 20 Makassar Kenakan Pakaian Adat
TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Ratusan siswa baru dan guru SMAN 20 Makassar menganakan pakaian adat nusantara di hari pertama sekolah pascalibur. Pantauan di SMA yang berlokasi Jl Bontobiraeng, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, selatan Kota Makassar, Senin (15/7/2019) pagi. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - SMAN 20 Makassar punya cara unik menyambut kedatangan para siswa baru di hari pertama sekolah pasca Libur Sekolah.

Para guru dan staf terlihat mengenakan pakaian adat dari beberapa daerah nusantara. Seperti pakaian adat Bugis-Makassar, Jawa, Bali dan Padang.

Para guru terlihat berjejer di gerban masuk sekolah menyambut kedatangan para siswa baru yang juga mengenakan pakaian adat nusantara.

Baca: Pendaftar UMI Makassar Naik, 10 Ribu Lebih Calon Mahasiswa Baru Tes Tulis & Wawancara Hari Ini

Baca: Begini Latihan Sebelum Menjadi Anggota Damkar Kota Makassar

Baca: BPBD Makassar Bantu Korban Kebakaran di BTP

Sontak, penyambutan siswa baru ala SMA Negeri 20 itu, pun menarik perhatian warga yang lalu lalang depan sekolah.

Usai penyambutan di gerbang, pihak sekolah juga melakukan seremoni upacara pembukaan Masa Pengenalan Linkungan Sekolah (MPLS) dengan para siswa baru dan siswa senior.

Mereka diberikan pengarahan tentang pentingnya mengenali dan mencitai budaya nusantara, sebagai bagian dari penanaman karakter toleransi dan bentuk kearifan lokal.

"Kenapa kita menggunakan baju adat Bugus Makassar, ada yang menggunakan baju adat Jawa dan ada Bali, itu karena kita pikir Sulsel itu Indonesia kecil, Makassar itu Indonesia Kecil dan SMA 20 Barombong itu juga Indonesia kecil karena disini terdiri dari banyak suku," kata Kepala Sekolah SMA 20 Makassar, Mirdan Midding

Mirdan Midding meyakini, SMA 20 Makassar atau dulunya dikenal SMA 20 Barombong merupakan sekolah SMA satu-satunya di Indonesia yang menyelenggarakan MPLS dengan berpakaian adat.

"Satu-satunya di Indonesia pada hari ini saya pikir, MPLS SMA yang mengenakan baju adat. Karena apa, kita terlalu banyak berteori dengan anak-anak ada PPKN, Sejarah, Olaharaga tapi realnya tidak ada. Dan hari ini di SMA 20 kita buktikam secara real," ujarnya.

Untuk tahun ini, SMA yang berlokasi Jl Bontobiraeng, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, selatan Kota Makassar itu menerima sebanyak 210 siswa baru.

Total siswa aktif di SMA 20 Makassar itu mencapai 578 siswa, dengan jumlah guru 38 orang dan 19 ruang belajar.

Dua hari kedepan tepatnya Rabu (17/7/2019) siswa SMA 20 Makassar juga berencana melakukan aksi penanaman pohon mangruv bersama warga sekitar.

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved