OPINI

OPINI - Rawat Bahasa dan Budaya Lewat Radio

Radio Gamasi memiliki cara jitu untuk bertahan, salah satunya adalah dengan tetap mempertahankan logat Makassarnya,...

OPINI - Rawat Bahasa dan Budaya Lewat Radio
tribun timur
Penyiar/Pengasuh Paccarita di Radio Gamasi

Oleh:
A Nojeng
Penyiar/Pengasuh Paccarita di Radio Gamasi

Berbicara budaya, maka tidak bisa dilepaskan dari pewarisan dari generasi ke generasi.

Sedangkan, bahasa merupakan kemampuan seseorang untuk berinteraksi atau berkomunikasi dengan sesama.

Bahasa dan kebudayaan bagaikan dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan.

Seseorang atau sekelompok masyarakat dalam membentuk sebuah peradaban menggunakan dua jalur tersebut, yakni bahasa dan budaya.

Bahasa bagian dari kebudayaan, sedangkan kebudayaan diperkuat oleh bahasa.

Terlepas dari diskusi tentang apakah subordinatif atau koordinatif, perkembangan bahasa dan kebudayaan tidak bisa dilepaskan dari peran media, entah media cetak maupun elektronik.

Baca: Jelang Muktamar, PKB Sulsel Usulkan Nama Ketua Yayasan UIT

Menurut McLuhan, media tidak hanya memengaruhi masyarakat dari konten yang disampaikan melalui media, tetapi juga oleh karakteristik media itu sendiri. Menurutnya, media adalah pesan.

Dari sini kita amat sangat paham, bahwa peran media dalam mengolah dan menyampaikan pesan sangat penting dikarenakan pesan harus tersampaikan dengan baik ke publik dan dapat langsung ditangkap isi pesan tersebut.

Media memengaruhi cara pemerolehan berbahasa seseorang, salah satu contoh yakni media elektronik yang disebut radio.

Halaman
1234
Editor: Aldy
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved