Warga Pantai Bahari Ingin Pembangunan Jembatan Gantung Dipercepat, Dinas PTSP Jeneponto Perlambat

Akses jembatan ini akan menghubungan Lingkungan Ujung Bori dengan Lingkungan Kalerungan, Kelurahan Pantai Bahari

Warga Pantai Bahari Ingin Pembangunan Jembatan Gantung Dipercepat, Dinas PTSP Jeneponto Perlambat
ikbal/tribunjeneponto.com
Plt Lurah Pantai Bahari, Kecamatan Bangkala Jeneponto Muhammad Nasir 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BANGKALA - Pelaksana tugas Lurah Pantai Bahari, Kecamatan Bangkala, Jeneponto, Muhammad Nasir harap rencana pembangunan jembatan gantung di wilayahnya dipercepat.

Hal itu ia katakan saat ditemui TribunJeneponto.com di kediamannya, Selasa (9/7/2019) siang.

Menurutnya, jembatan gantung ini sangat dibutuhkan oleh warganya.

Baca: Dinas PTSP Jeneponto Disebut Persulit Warga Mengurus Surat Izin Lingkungan

Baca: Lowongan Kerja BUMN PT PLN Rekrut Karyawan Cek Info Resminya IPK Minimal 3.0 Berakhir 22 Juli

"Kami sangat membutuhkan akses jembatan ini, dan jika ini terpenuhi tentu keinginan warga disini selama puluh-puluh tahun dapat terwujid," kata Muhammad Nasir.

"Saya asli orang Pantai Bahari dan kami sangat membutuhkan akses jembatan ini," jelasnya.

Akses jembatan ini akan menghubungan Lingkungan Ujung Bori dengan Lingkungan Kalerungan, Kelurahan Pantai Bahari dan bisa tembus ke Desa Punagaya.

"Untuk dua lingkungan itu, ada lebih 300 warga dan disebelah juga terdapat satu sekolah dasar," sambungnya.

Ia menambahkan, akibat tidak adanya akses jalan anak sekolah hingga warga yang ingin ke kantor desa bahkan ke sekolah tingkat SMP dan SMA, sehingga harus menggunakan perahu, bisa juga menggunakan sepeda motor namun jaraknya cukup jauh.

"Kalau tinggi air (sungai), anak sekolah tidak bisa menyebrang pakai perahu karena arusnya yang deras," tuturnya.

Terkait pembebasan lahan, ia mengaku lahan yang digunakan yakni milik pemerintah.

Halaman
12
Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved