Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Wiki

TRIBUNWIKI: Berikut Profil Hanung Bramantyo, Sutradara Film Bumi Manusia

Bramantyo telah menikah dua kali. Pernikahan pertamanya adalah dengan Yanesthi Hardini, dengan siapa ia memiliki satu anak.

Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Ina Maharani
TRIBUNNEWS
Hanung Bramantyo 

Setelah membuat beberapa film komersial, ia mengarahkan roman religius 2008 Ayat-Ayat Cinta, yang merupakan kesuksesan komersial dan kritis.

Sejak itu ia telah menyutradarai beberapa film lagi dengan tema-tema keagamaan, serta dua yang berhubungan dengan olahraga.

Karya-karya Bramantyo telah dicatat mencakup berbagai genre dan ideologi politik, dengan sebagian besar karya awalnya adalah roman remaja sedangkan karya-karyanya yang lebih baru adalah drama keagamaan.

Dia juga melihat kontroversi karena penggambarannya tentang Islam.

Namun, film-filmnya telah menerima banyak penghargaan, termasuk dua Penghargaan Citra untuk Sutradara Terbaik di Festival Film Indonesia.

Masa muda

Bramantyo lahir di Yogyakarta, pada 1 Oktober 1975 dari Salim Purnomo dan istrinya Mulyani.

Ia adalah anak tertua dari lima bersaudara.

Dia bersekolah di sekolah-sekolah yang dikelola Muhammadiyah di sana.

Saat di sekolah dasar, ia menjadi tertarik pada teater; di tahun-tahun sekolah menengahnya, ia menampilkan sindiran Samuel Beckett, Waiting for Godot dengan pasukannya.

Setelah keluar dari program ekonomi Universitas Islam Indonesia, Bramantyo belajar di Institut Pendidikan dan Pengajaran Yogyakarta (IKIP Yogyakarta).

Kemudaian ia pindah ke Jakarta, dan melanjutkan belajar di Institut Seni Jakarta.

Karier

Bramantyo merilis film pendek pertamanya, Tlutur, pada tahun 1998.

Dimulai dengan Brownies tahun 2004, film komersial pertama Bramantyo adalah drama romantis dan remaja.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved