Sidak Tambang Ilegal, DPRD Maros Hanya Ancam Pemilik

Ketua Komisi II DPRD Maros, Hasmin Badoa, mengancam menutup paksa aktivitas tambang ilegal yang masih beroperasi di Maros.

Sidak Tambang Ilegal, DPRD Maros Hanya Ancam Pemilik
DPRD Maros/Hasmin Badoa
Sidak anggota DPRD Maros ke lokasi tambang di Moncongloe, Senin (8/7/2019) 

TRIBUN-MAROS.COM, MONCONGLOE - Ketua Komisi II DPRD Maros, Hasmin Badoa, mengancam menutup paksa aktivitas tambang ilegal yang masih beroperasi di Maros.

Hal tersebut disampaikan Hasmin Badoa, usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) aktivitas tambang di Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros.

Saat sidak, kata dia, pihaknya menemukan sepuluh aktivitas tambang galian C, yang beroperasi di Moncongloe.

Terdapat dua tambang yang mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP), empat eksplorasi, dan empat tak berizin.

Tambang Ilegal Marak, Pemkab Maros Salahkan Pemprov

Ika Teknik Unhas Kembali Pilih Haedar A Karim Kembali Jadi Ketua Periode 2019-2023, Begini Prosesnya

Korban Kebakaran di Jalanru Barru Dapat Rumah dan Uang Rp 15 Juta

"Aktivitas tambang tak berizin itu, kami minta dihentikan sementara, sampai terbitnya izin menambang," kata Hasmin Badoa, kepada tribun-maros.com, Senin (8/7/2019).

Jika masih beroperasi, kata Hasmin, pihaknya bersama kepolisian bakal menutup paksa aktivitas tambang tersebut.

Sementara itu, Ketua Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia (HPPMI) Maros, Arialdi Kamal, menuding aktivitas tambang ilegal di Maros, diduga dibekingi oleh oknum anggota kepolisian.

Hal tersebut disampaikan Arialdi, sesuai informasi dari warga sekitar tambang.

Tambang Ilegal Marak, Pemkab Maros Salahkan Pemprov

Ika Teknik Unhas Kembali Pilih Haedar A Karim Kembali Jadi Ketua Periode 2019-2023, Begini Prosesnya

Korban Kebakaran di Jalanru Barru Dapat Rumah dan Uang Rp 15 Juta

"Makanya kami minta Polda Sulsel, mengusut adanya dugaan keterlibatan oknum kepolisian dalam tambang ilegal itu," ujarnya.

Bukan hanya itu, Arialdi juga mendesak Polda Sulsel bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sulsel, menutup aktivitas tambang ilegal di Maros.

Seperti yang masih beroperasi di Kecamatan Mandai, Moncongloe, Tompobulu, dan Tanralili. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @amir_eksepsi

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Klik Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Amiruddin
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved