Bos Go-Jek Nadiem Makarim Sebut-sebut Cocok Jadi Menteri Muda Jokowi, Ini List Prestasi & Profilnya

Setelah masalah sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), kini kubu Jokowi-Maruf fokus penyusunan menteri kabinet kerja. Sejumlah nama mul

Bos Go-Jek Nadiem Makarim Sebut-sebut Cocok Jadi Menteri Muda Jokowi, Ini List Prestasi & Profilnya
Tribunnews
Bos Go-Jek Nadiem Makarim Sebut-sebut Cocok Jadi Menteri Muda Jokowi, Ini List Prestasi & Profilnya 

Bos Go-Jek Nadiem Makarim Sebut-sebut Cocok Jadi Menteri Muda Jokowi, Ini List Prestasi & Profilnya

TRIBUN-TIMUR.COM - Setelah masalah sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), kini kubu Jokowi-Maruf fokus penyusunan menteri kabinet kerja. 

Sejumlah nama mulai muncul di permukaan, termasuk bos Go-Jek Nadiem Makarim

Dia disebut sebagai calon menteri muda di pemerintahan Jokowi periode 2019-2024. 

Pantas saja Bos Go-Jek Nadiem Makarim disebut-sebut sebagai calon menteri muda Jokowi.

Pasalnya profil dan kontribusi mentereng.

Bos Go-Jek Nadiem Makarim memiliki profil pendidikan yang menghabiskan waktu menimba ilmu di luar negeri, di antaranya di Singapura dan Amerika Serikat.

Baca: CEO Gojek Nadiem Makarim Raih Anugerah Inovasi Bisnis dari Nikkei Jepang

Baca: BREAKING NEWS: Gubernur Nurdin Abdullah Boyong Tim KPK dan Jaksa ke Stadion Mattoanging

Baca: Maruf Amin yang Sering Bersarung, Bolehkan Pakai Sarung Jika Sudah Jabat Wakil Presiden?

Tak hanya itu, bos Go-Jek ini juga telah berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia sebesar Rp 9,9 triliun per tahun kepada perekonomian Indonesia.

 

Hal itu berdasarkan riset terbaru Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI).

 

Bagaimana riwayat pendidikan dan karier Nadiem Makarim sebelum mendirikan Go-Jek?

Nadiem Makariem disebut jadi kandidat menteri muda kabinet pemerintahan Jokowi-Ma'ruf lima tahun mendatang lantaran dinilai memberikan pengaruh besar untuk perekonomian bangsa Indonesia.

Bos dari perusahaan pioner transportasi online di Indonesia bernama Go-Jek ini digadang-gadang masuk menjadi calon menteri muda Jokowi lima tahun mendatang.

Sebelumnya, deretan nama calon menteri yang masuk dalam kabinet Jokowi memang beberapa terdiri dari anak-anak muda berpotensi.

Baca: Jepitan Rambut Hingga Pouch Make Up Mulai Rp 7 Ribu di Panakukang Square

Baca: Soal SKD & SKB Banyak Dikeluhkan, Pemerintah Siapkan Banyak Soal Baru untuk Tes CPNS 2019

Baca: Dibubarkan Preman Saat Aksi di Rujab Wali Kota, FORI Unjukrasa di Mapolres Palopo

Di antaranya, Grace Natalie, Tsamara Amany, dan Emil Dardak juga masuk dalam calon menteri muda Jokowi.

Tak lepas pula sosok Nadiem Makarim, yang menjadi sorotan memiliki peluang besar menjadi calon menteri Jokowi.

Kesuksesannya mengelola perusahaan menjadi daya tarik tersendiri di mata publik.

Sosoknya juga telah menjadi banyak panutan orang dalam berbisnis.

Melansir dari Tribunstyle.com (grup SURYA.co.id), telah terhimpun beberapa fakta-fakta menarik tentang kehidupan bos perusahaan Gojek ini.

1. Lahir di Singapura

Pria bernama lengkap Nadiem Anwar Makarim ini lahir di Singapura 4 Juli 1984.

Usianya sekarang menginjak 35 tahun.

2. Silsilah Keluarga

Putra dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri anak bungsu dari tiga bersaudara.

Ayahnya merupakan seorang aktivis dan pengacara.

Sedangkan ibunya bekerja sebagai penulis lepas dan merupakan putri dari salah seorang sosok perintis kemerdekaan Indonesia, Hamid Algadri.

Melansir dari Wikipedia.org, Hamid Algadri adalah seorang pejuang perintis kemerdekaan Indonesia keturunan Arab yang berjasa dalam perundingan Linggarjati, perundingan Renville, KMB dan salah satu anggota parlemen pada masa awal berdirinya negara Republik Indonesia.

Pada tahun 2014, Nadiem Makarim pun menikah dengan wanita bernama Franka Franklin.

Baca: Soal SKD & SKB Banyak Dikeluhkan, Pemerintah Siapkan Banyak Soal Baru untuk Tes CPNS 2019

Baca: Dibubarkan Preman Saat Aksi di Rujab Wali Kota, FORI Unjukrasa di Mapolres Palopo

Baca: 24 Pelajar MTs Muhammadiyah Bantaeng Ikuti Pelatihan Kader Dasar Taruna Melati

3. Pendidikan

Nadiem mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertamanya di Jakarta.

Ketika melanjutkan ke pendidikan SMA, Nadiem pindah bersekolah di Singapura.

Lulus SMA, Nadiem pun memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di jurusan International Relations di Brown University, Amerika Serikat.

Ia mengenyam pendidikan di Brown University dari tahun 2002 hingga 2006.

3 tahun kemudian, ia pun melanjutkan pendidikan pasca-sarjana di Harvard Business School dan mendapatkan gelar Master of Business Administration (MBA).

4. Awal Karier

Nadiem merintis kariernya dengan bergabung bersama perusahaan Mckinsey & Company yang berbasis di Jakarta pada tahun 2006.

Ia direkrut perusahaan tersebut sebagai konsultan manajemen selama tiga tahun.

Nadiem juga bekerja di Zalora Indonesia sebagai Co-Founder serta Managing Editor.

Ia kemudian memutuskan keluar dari Zalora dan bekerja di Kartuku sebagai Chief Innovation Officer.

5. Mendirikan Go-Jek

Di tahun 2011, Nadiem Makarim mulai merintis perusahaannya yang kemudian dikenal dengan Go-Jek.

Go-Jek merupakan aplikasi pesan ojek online yang telah berkembang besar di Indonesia.

Perusahaan itu disebut memperoleh pendanaan sebesar USD 550 juta atau setara dengan Rp 7,2 triliun pada 2016 lalu.

Go-Jek pun tak hanya menyediakan jasa pesan ojek online saja, namun juga jasa antar barang (Go-Send), makanan (Go-Food), kebersihan, massage, dan lain-lain.

Kini, aplikasi Go-Jek bahkan telah beroperasi di 50 kota di negara-negara Asia Tenggara. (Tribun Jogja)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Pantas Bos Go-Jek Nadiem Makarim Disebut Calon Menteri Muda Jokowi, Berikut Profil & Kontribusinya

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
1
Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved