Silaturahmi di Warkop AJI Makassar, Staf KPK: Ada Kawasan Bermasalah Sekitar Losari

Beberapa kawasan di sekitaran anjungan Pantai Losari Makassar masuk pantauan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Silaturahmi di Warkop AJI Makassar, Staf KPK: Ada Kawasan Bermasalah Sekitar Losari
TRIBUN TIMUR/DARUL AMRI
Salah satu staf Humas KPK, Ipi Maryati (jilbab hitam) dan rekannya, saat bersilaturahmi dan berkunjung ke warkop Independen, Sekret AJI Makassar. (darul) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Beberapa kawasan di sekitaran anjungan Pantai Losari Makassar masuk pantauan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal tersebut diungkapkan salah satu staf Humas KPK, Ipi Maryati saat silaturahmi ke Warkop Independen, sekret AJI Makassar di Jl Toddopuli 7, Senin (1/7/2019) malam.

"Kalau ditanya kawasan dinilai bermasalah sekitar Losari yang kami pantau tentu ada, teman-teman tahulah," kata Ipi, menjawab pertanyaan soal kawasan bermasalah.

Baca: Pelaku Dugaan Pembunuhan Taruna ATKP Makassar Ini Sujud dan Minta Maaf, Ini Jawaban Orangtua Aldama?

Baca: Kisah Nikmatnya Berbagi pada Program Dapur Qurban Makassar

Baca: Tipu Penjual Roti, Sultan Dibekuk Personel Polsek Turikale di Makassar

Selain kawasan yang dinilai bermasalah, kata Ipi saat ini mereka (KPK) juga sudah menerima beberapa kasus yang disupervisi dari Sulsel, seperti Stadion Barombong.

"Iya, pacuan kuda juga masuk kalau tidak salah, stadion Barombong juga, dan masih banyak lagi yang sudah diterima supervisi di KPK," lanjut Ipi, sela-sela seruput kopi.

Menurutnya, ada puluhan bahkan ratusan aset di wilayah Sulsel khusus di Makassar yang dipantau oleh KPK. Tentunya hal ini juga tidak terlepas dari pantauan media.

Untuk itu pada kunjungan dan silaturahmi tersebut, Ipi Maryati berharap teman-teman Jurnalis di Makassar bisa memantau terus perkembangan kasus-kasus dan informasi.

"Saya berharap setelah ini, kalau memang ada informasi tentang kawasat atau aset-aset yang dinilai bermasalah, itu bisa ke kami (KPK), silahkan," ungkap Ipi Maryati.

Diketahui, tim dari KPK saat ini sudah ada di Makassar. Mereka diagendakan akan di Makassar selam kurang lebih satu pekan untuk sinkronisasi data aset-aset. (*)

 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

A

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved