Ketua IGI Sulsel Diskusi Zonasi di Pinrang, Berikut Ulasannya

Komunitas Kosakata menggelar Diskusi Intensif (Diksi) bertema 'Polemik zonasi Sekolah: Benarkah untuk Pemerataan?

Ketua IGI Sulsel Diskusi Zonasi di Pinrang, Berikut Ulasannya
TRIBUN TIMUR/HERY SYAHRULLAH
Komunitas Kosakata menggelar Diskusi Intensif (Diksi) ke-15 di Maha Cafe, Jl Macan, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Kamis (27/6/2019) malam. Mengangkat tema Polemik Zonasi Sekolah: Benarkah untuk Pemerataan 

Pertanyaan yang dimaksud adalah seberapa siapkah sekolah menganut sistem zonasi itu ?

Menurut Idrus, pemahaman masyarakat hari ini menganggap bahwa sekolah-sekolah yang ada masih terejebak dalam pembagian kelas atau strata. Dalam hal ini, ada yang favorit dan non favorit.

Tentunya, stigma itu tidak terlahir begitu saja. Ada fakta yang disaksikan oleh masyarakat di depan mata, bahwa kualitas sekolah itu memang tampak berbeda dan tak merata.

"Hal itulah yang memaksa sejumlah orang tua rela berbondong-bondong dan berdesak-desakan, hanya untuk mendaftarkan anaknya ke sekolah yang dianggap favorit," jelasnya.

Jika kondisi ini masih terjadi, ucap Idrus, sepertinya sistem zonasi cenderung belum efektif untuk diterapkan.

"Penerapan zonasi baru akan jauh dari polemik jikalau kualitas sekolah merata. Baik dari segi fasilitas, infrastruktur, SDM, dan sejenisnya," jelasnya.

Lebih lanjut, Idrus menambahkan, zonasi tetap saja perlu untuk diapresiasi. Apalagi, dalih penerapannya adalah pemerataan.

"Namun, lagi-lagi perlu pula untuk dipertanyakan. Seberapa siapkah kita menerapkan itu ?," pungkasnya.

(TribunPinrang.com).

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, @herysyahrullah

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved