Wakil Ketua dan Bamus DPRD Sulbar Berkunjung ke Gowa, Ini Agendanya

Rombongan diterima Ketua Bamus DPRD Gowa, Rafiuddin Raping di gedung DPRD Gowa, Jl Masjid Raya, Sungguminasa.

Wakil Ketua dan Bamus DPRD Sulbar Berkunjung ke Gowa, Ini Agendanya
Humas DPRD Sulbar
Wakil Ketua DPRD Sulbar Hamzah Hapati Hasan dan rombongan diterima oleh Ketua Bamus DPRD Gowa Rafiuddin Raping di gedung DPRD Gowa, Jl Mesjid Raya, Sungguminasa, Rabu (19/6/2019) 
TRIBUNMAMUJU.COM, SUNGUMINASA - Wakil Ketua DPRD Sulbar H Hamzah Hapati Hasan dan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD kunjungan kerja ke Gowa, Rabu (19/6/2019).
Rombongan diterima Ketua Bamus DPRD Gowa, Rafiuddin Raping di gedung DPRD Gowa, Jl Masjid Raya, Sungguminasa.

Politisi Golkar itu mengungkapkan, agenda kunjungan ini untuk berdiskusi terkait kegiatan-kegiatan Bamus,
Khususnya yang berkaitan dengan keterlibatan pihak eksektutif dalam kegiatan atau agenda Bamus.

 Di Palopo Sampah Bisa Menghasilkan Emas

Kejari Enrekang Desak BPKP Sulsel Keluarkan Hasil Audit Kasus Dugaan Korupsi Buku Paud Dikbud


"Pada dasarnya kegiatan atau agenda Bamus di semua tingkatan DPRD baik provinsi maupun kabupaten dan kota," ujar Hamzah via whatsapp kepada Tribun-Timur.com, siang.
"Bamus memegang peranan penting untuk persiapan paripurna dewan. Pintu masuk ke paripurna harus melalui Bamus dulu," katanya.

"Yang perlu digarisbawahi, sejauh mana pihak eksekutif dilibatkan dalam kegiatan Bamus. Sinkronisasi jadwal pimpinan eksekutif dan legislatif harus betul-betul diperjelas di Bamus. Karena nantinya yang hadir di paripurna harus pimpinan tertinggi eksekutif yakni kepala daerah,"jelas Hamzah.
Sekretaris Partai Golkar Sulbar ini menambahkan, paripurna adalah forum tertinggi dan terhormat DPRD, makanya pimpinan tertinggi eksekutif harus hadir langsung karena hal ini menyangkut wibawa lembaga.

VIDEO: Begini Suasana Halalbihalal Pemkab Barru di Masjid Agung Nurul Iman

Link Live Streaming MNCTV Becamex vs PSM Makassar: Pemain Laiyolo FC Selayar Prediksi PSM Menang

Saat paripurna, menurut dia, yang duduk di kursi terdepan adalah para pimpinan yakni pimpinan dewan dan kepala daerah. 

"Kepala daerah tidak bisa diwakili oleh pejabat di bawahnya seperti Sekda apalagi pejabat di bawah Sekda, itu sama sekali tidak boleh,"katanya.

Sebagai pimpinan DPRD Sulbar, lanjutnya, saya sudah tekankan hal ini karena ini menyangkut wibawa lembaga dan memang aturannya seperti itu.

"Ada pengecualian kalau memang sangat urgen dan memang kepala daerah atau wakil kepala daerah sangat tidak mungkin untuk hadir,"tuturnya. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Dapatkan news video terbaru di kanal YouTube Tribun Timur:

Follow juga akun Instagram tribun-timur.com:

Penulis: Nurhadi
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved