Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kadispora Sebut Rumput Stadion Mini Bulukumba Hanya Rp 200 Juta, Bukan Rp1,4 Miliar

Kedispora Bulukumba, Andi Asrar Amir, angkat bicara terkait hebohnya kondisi Stadion Mini Bulukumba.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Suryana Anas
firki/tribunbulukumba.com
Stadion Mini Bulukumba, di Jl Samratulangi, Kelurahan Loka, Kecamatan Ujung Bulu, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga atau Dispora Bulukumba, Andi Asrar Amir, angkat bicara terkait hebohnya kondisi Stadion Mini Bulukumba.

Renovasi stadion yang telah dilaksanakan akhir tahun 2018 lalu tersebut, heboh pasca anggota DPRD Bulukumba melakukan reses belum lama ini.

Renovasi stadion, terkhusus pada bagian rumput, dinilai tak sesuai dengan ekspektasi, dan jauh dari kata standar nasional.

Baca: Sebelum Tinggalkan Rumah Kepala BPMPD Bulukumba, Pencuri Sempatkan Merokok

Baca: VIDEO: Wakil Ketua DPRD Bulukumba Ngamuk di Gedung DPRD Baru

Baca: VIDEO: DPRD Bulukumba Kecewa Lihat Rumput Stadion Mini

Bahkan, Wakil Ketua II DPRD Bulukumba, Andi Murniaty Makking, menyebut standar rumput stadion setara dengan lapangan desa.

Meski demikian, Andi Asrar menjelaskan, rumput yang digunakan Stadion Mini, sama jenisnya dengan rumput di Stadion Barombong, Makassar.

Hanya saja, proses tanam rumput di Stadion Mini Bulukumba, dilakukan secara manual menggunakan tenaga manusia.

"Tidak ada masalah. Jenis rumputnya ini tetap sama dengan yang digunakan di Barombong. Tidak ada memang diambil dari luar negeri walaupun asal rumputnya memang dari luar (negeri). Karena dibudidayakan juga di Indonesia," jelas Asrar, di Kantor DPRD Bulukumba, Selasa (18/6/2019).

Mantan Sekretaris Satpol PP dan Damkar Bulukumba ini, juga membeberkan anggaran rumput yang digunakan di kandang Gasiba Bulukumba itu.

Menurut penjelasan Asrar, rumput inilah yang termurah dari seluruh komponen yang ada dalam proses renovasi stadion tersebut.

"Hanya sekitar Rp200 juta ini untuk rumputnya. Komponen termurah. Orang selama ini mengira, kalau Rp1,4 miliar ini semuanya untuk rumput, tidak," jelas Asrar.

Renovasi stadion, lanjut Asrar, bukan hanya pada rumput saja, pun ada komponen lain yang tak kalah penting.

Seperti penyerap air yang terdiri dari pipa khusus, drainase keliling stadion, timbunan, kerikil dan lain-lain.

"Cuman itu tidak terlihat, karena dikubur di tanah saat pengerjaan. Coba nanti kalau sudah digunakan, walaupun hujan, itu tidak akan tergenang lapangan. Ini yang berstandar internasional," pungkasnya. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi, IG: @arisandifirki

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Dapatkan news video terbaru di kanal YouTube Tribun Timur:

Follow juga akun Instagram tribun-timur.com:

B

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved