Tiga Ketua Parpol 'Malu-malu' Nyatakan Bertarung di Pilwali Makassar
Tiga ketua partai politik (parpol) di Makassar masih malu-malu menyatakan sikap maju bertarung pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Makassar 2020.
Penulis: Abdul Azis | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tiga ketua partai politik (parpol) di Makassar masih malu-malu menyatakan sikap maju bertarung pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Makassar 2020.
Mereka, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Makassar Farouk M Betta (Aru), Ketua DPD Partai Nasdem Makassar Andi Rachmatika Dewi Yustisia Iqbal (Cicu) dan Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Makassar Hamzah Hamid.
Sementara Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Makassar Adi Rasyid Ali (Ara) mengaku siap maju bertarung.
“Kita liat dinamika nantinya,” kata Cicu yang juga mantan calon Wali Kota Makassar kepada Tribun, Senin (17/6).
Rumput Ala Gelora Bung Karno di Stadion Bulukumba Dibeli di Ballasaraja
Mukhtar Tompo Bakal Bertarung di Pilwali Makassar 2020?
Terkait apakah partai bentukan Surya Dharma Paloh di Makassar mengusung kader, mantan Wakil Ketua DPRD Sulsel itu optimistis partainya mengusung kadernya.
“Kader Nasdem banyak yang berpotensi maju sehingga sangat mungkin dikendarai oleh kader Nasdem,” tegas peraih 28.421 suara itu pada Pileg 2019.
Sementara Aru mengaku masih fokus di sisa masa jabatannya sebagai Ketua DPRD Makassar Periode 2014-2019.
“Masih lama. Intinya, semua kader, ketua partai semua masih menunggu instruksi partai,” jelasnya.
Sedangkan Hamzah mengisyaratkan maju bertarung. Selain dengan modal lima kursi PAN di DPRD Makassar, perolehan suaranya juga terus naik.
Pada Pileg 2009 lalu, Hamzah terpilih melalui Dapil IV Makassar. Ia mengontrol 3.599 suara.
Kemudian Pada Pileg 2014, Hamzah terpilih lagi melalui dapil sama. Dia memperoleh 5.099 suara.
Kini di Pemilu Serentak 2019 Hamzah terpilih lagi setelah mengantongi 6.290 suara.
“Insya Allah, kalau masyarakat menginginkan,” jelasnya.
Terpisah, Ara menegaskan, dirinya siap maju bertarung pada Pilwali Makassar jika partai dan rakyat Makassar menginginkan adanya perubahan.
FOTO: Talent Baru DLiquid Cafe Siap Hibur Pengunjung
Multifinance Wajib Punya Modal Minimal Rp 100 M, OJK Siapkan Sanksi
“Sebagai kader kita harus siap tentu dengan pertimbangan,” Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Indonesia Offroad Federation (IOF) Sulawesi Selatan itu, Senin (17/6/2019).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ketua-dewan-pimpi.jpg)