Mencoblos Dua Kali, Perempuan Ini Divonis Penjara Satu Bulan

Dia adalah terdakwa kasus tindak pidana Pemilihan Umum (Pemilu) pada 17 April 2019 lalu.

Mencoblos Dua Kali, Perempuan Ini Divonis Penjara Satu Bulan
edo tribun / tribun timur
Suasana sidang putusan di Kantor PN Bantaeng. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Pengadilan Negeri (PN) Bantaeng, menjatuhkan hukuman penjara kepada Subaedah Binti Jamaluddin, Kamis (12/6/2019)

Dia adalah terdakwa, kasus tindak pidana Pemilihan Umum (Pemilu) pada 17 April 2019 lalu.

Bisakah Jabatan Maruf Amin di BUMN di Bahas di MK? ini Pendapat Mahfud MD & Refly harun

5 Fakta Hori, Suami yang Gadaikan Istri Rp 250 Juta Lalu Bacok Orang hingga Tewas, Ini Kronologinya

Kasi Intel Kejari Bantaeng, Budi Setyawan mengatakan, terdakwa didakwa melanggar pasal 533 UU Nomor 7 Tahun 2017, tentang pemilihan umum.

"Terdakwa secara terbukti mencoblos lebih dari satu kali, pada Pileg 2019 lalu di Kampung Samataring, Desa Biangkeke, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng," ujar Budi Setyawan.

Dia mencoblos di TPS 08 sekitar pukul 11.30 WITA dengan membawa surat C6.

Kemudian mencoblos kembali di TPS 06 pukul 12.45, dengan menggunakan KTP elektronik miliknya.

Sebelum mencoblos pada tempat TPS kedua. Dia menyempatkan menghapus bekas tinta pada jari kelingkingnya.

"Perbuatan terdakwa tersebut diketahui oleh panitia pengawas TPS, yang kemudian melaporkan hal tersebut ke Bawaslu Bantaeng," tambahnya.

Atas hal itu, PN Bantaeng menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Suwaibah binti Jamaludin, dengan pidana penjara selama 1 bulan 15 hari, dan denda Rp 2 juta.

Apabila pidana denda tersebut tidak dibayarkan, maka diganti dengan pidana kurungan selama 20 hari.

Halaman
12
Penulis: Edi Hermawan
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved