Idulfitri 1440 H

Khatib Idulfitri Muhammadiyah Palu Ungkap Krisis Moral

hatib salat id, Drs H Irman Umar MPd di halaman Universitas Muhammadiyah Palu, Rabu (5/5/2019).

Khatib Idulfitri Muhammadiyah Palu Ungkap Krisis Moral
Humas PD Muhammadiyah Palu
Suasana salat Idulfitri di halaman Universitas Muhammadiyah Palu, Rabu (5/5/2019). (Humas PD Muhammadiyah Palu). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Indonesia adalah negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

Namun sayangnya, negeri ini terus menerus tempat dipentaskannya berbagai macam krisis dan tragedi akhlak dan moral yang memilukan.

Penegasan ini, merupakan salah satu point yang disampaikan oleh khatib salat id, Drs H Irman Umar, MPd, yang diselenggarakan Muhammadiyah di halaman Universitas Muhammadiyah Palu, Rabu (5/5/2019).

Baca: Malam Takbiran, Warga di Palu Sebar Ribuan Lampu Minyak

Baca: Bantu Operasi SAR, Basarnas Palu Tempatkan 1 Kapal di Perairan Timur Sulteng

Baca: Kapolres Palu Minta Warga Laporkan Rumah saat Ditinggal Mudik ke RT Setempat

"Saat ini pembasmian korupsi seperti lebih sering menemukan jalan buntu, namun penangkapan dengan dalih terorisme begitu sering mengukir prestasi,"kata H Irman Umar.

Ketua Majelis Tablig, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Sulawesi Tengah ini kemudian mengungkap fakta-fakta miris.

Katanya, belum lama ini kita dikejutkan oleh seorang hakim yang tertangkap basah dalam pesta narkoba.

Tanpa ragu hakim itu menggelontorkan uang Rp10 juta dalam satu malam.

Juga fakta yang diungkap Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Sebanyak 5,9 juta anak Indonesia menjadi pecandu narkoba.

di Yakyakarta, PKBI mencatat sejak 2010-2014 terdapat 32.729 perempuan yang mengalami Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) mendapat layanan aborsi di klinik.

Halaman
12
Penulis: abdul humul faaiz
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved