Ayah Ungkap Kejanggalan Kematian Harun di Aksi 22 Mei Diberi Nama Mr X hingga Dilarang Lihat Jenazah

Ayah Ungkap Kejanggalan Kematian Harun di Aksi 22 Mei, Diberi Nama Mr X hingga Dilarang Lihat Jenazah

tribunnews
Aksi 22 Mei 

Beberapa temannya mengatakan bahwa Harun pergi ke daerah Slipi sejak Selasa (21/5/2019).

Belum selesai dalam pencarian, Didin dan Yuni di telepon untuk segera pulang ke rumah.

Baca: Polisi Ungkap Penunggang Gelap Aksi 22 Mei yang Rusuh, Ternyata Ada Jenderal Terkait, Ini Sosoknya

Selang beberapa waktu setelah pencarian Didin dan Yuni, tim relawan mendatangi rumah Harun untuk mencocokkan korban yang mereka temukan.

Tim relawan mencoba mencari data berdasarkan korban yang ada di Rumah Sakit (RS) Dharmais, Jakarta.

Karena saat itu ada korban aksi 22 Mei yang mirip dengan Harun yang berusia muda juga.

"Jadi coba cocokkan fotonya Harun dengan yang ada di RS Dharmais karena di Dharmais itu ada anak umur 14 tahun korban tembak polisi, beritanya seperti itu," ujar Didin.

"Di share di grup HP saya memang mirip seperti Harun, matanya gitu mirip, tapi rambutnya agak keriting jadi enggak mirip Harun," tambah Didin.

"Enggak lama tim dari relawan datang ke rumah mencocokkan bahwa foto yang di share di grup itu mirip tidak dengan data yang mereka punya."

Baca: Lailatul Qadar Turun Malam ini? Berikut Ciri-ciri Datangnya Lailatul Qadar Menurut Ustad Abdul Somad

Didin bercerita tim relawan yang mendatanginya merupakan orang yang pertama kali menemukan Harun dan membawa ke RS.

"Tim relawan yang pertama kali menemukan anak saya di TKP terus diangkat ke ambulans. Jadi awal mereka tahu itu diangkat ke RS Dharmais mereka tahu semua kondisinya," ujar Didin.

Halaman
1234
Editor: Ilham Arsyam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved