Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemuda Bontobulaeng Bulukumba Kumpulk Dana Perbaiki Jalan Desa

Pemuda Desa Bontobulaeng, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, punya cara tersendiri membenahi jalan di desanya.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/FIKRI ARISANDI
Pemuda Desa Bontobulaeng, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, punya cara tersendiri membenahi jalan di desanya. Mereka mengumpulkan sejumlah rupiah melalui swadaya untuk melakukan upaya penambalan jalan berlubang. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Pemuda Desa Bontobulaeng, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, punya cara tersendiri membenahi jalan di desanya.

Mereka mengumpulkan sejumlah rupiah melalui swadaya untuk melakukan upaya penambalan jalan berlubang.

Pasalnya, jalan desa yang berada sekitar 32 kilometer utara kota Bulukumba itu, telah rusak sejak bertahun-tahun.

Baca: Anggota DPRD Bulukumba Segera Terima THR, Segini Jumlahnya

Baca: Jorok, Begini Kondisi Toilet Umum di Hutan Kota Bulukumba

Baca: Grebek Malam, Satnarkoba Polres Bulukumba Amankan Tiga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

Dari informasi yang dihimpun, proyek pengaspalan masuk ke desa itu pada tahun 2006 silam.

Dan pada tahun 2014 atau sekitar lima tahun yang lalu, sempat melewati proses penambalan.

Namun, kini jalan tersebut kembali rusak dan berlubang.

"Yang jelas kami tidak menyalahkan siapa-siapa, kami hanya mencari solusi untuk jalan yang berlubang ini. Setidaknya tidak terlalu bergelombang menghadapi hari raya (Idulfitri)," kata salahseorang pemuda desa, Syahril, Rabu (22/5/2019).

Jalan yang rusak di Desa Bontobulaeng, lanjut Syahril, mencapai 7 kilometer. Berada di poros Desa Bontobulaeng penghubung ke Desa Bulo-bulo dan Desa Sapo Bonto.

Aksi para pemuda tersebut mendapat respon baik dari penduduk desa.

Jika awalnya hanya komunitas pemuda yang memberikan sumbangan, tapi seiring berjalannya waktu, warga desa juga turut menyisihkan sebagian hartanya untuk perbaikan jalan tersebut.

Kini, jalanan berlubang sepanjang 7 kilometer di desa itu, sudah ditutupi dengan timbunan.

Meski terkesan seadanya, kata Syahril, namun setidaknya tak ada lagi lubang di jalan, yang terkadang menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas.

"Harapannya, semoga pemerintah pusat segera memperberbaiki jalan kami. Tetangga kampung sudah pada mulus kami masih merasakan ombak," pungkas Syahril. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi, IG: @arisandifirki

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

A

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved