Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cuaca Buruk di Bulukumba

Cuaca Buruk Paksa Kapal Feri Bulukumba-Selayar Tak Beroperasi, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta Per Hari

Sudah dua hari kapal feri di pelabuhan Bira Bulukumba tujuan Selayar tak berlayar akibat cuaca buruk.

Tayang:
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Samsul Bahri
CUACA BURUK - Kapal feri bersandar di Pelabuhan Bira, Bulukumba, Jumat (23/1/2026). Hari ini kembali dibuka pelayaran Bira ke Pamatata Selayar.   

Ringkasan Berita:
  • Sudah dua hari kapal feri di pelabuhan Bira Bulukumba tujuan Selayar tak berlayar akibat cuaca buruk.
  • Kapal perintis ditaksir mengalami kerugian Rp300 juta per hari jika tak berlayar sementara, kapal komersil Rp50 juta.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA - Cuaca buruk tidak hanya merugikan penumpang tujuan Bira ke Selayar dan antar pulau lainnya.

Namun juga kerugian bagi kapal feri yang dikelola oleh Angkutan Sungai Danau dan Perairan (ASDP).

Kerugiannya bukan jumlah sedikit.

Namun kerugiannya puluhan juta hingga ratusan.

"Untuk kapal yang perintis sekitar Rp 300 ratus juta kerugiannya dalam sehari dan untuk kapal komersil sekitar Rp 50 juta sampai  Rp 60 juta per kapal," kata Supervisi ASDP Bira Muh Gufron, Jumat (23/2/2026).

Kapal perintis adalah KMP Takabonerate dan  KMP Sangke Palangga.

Sedang kapal komersil KMP Balibo, KMP Kormomolin.

Kapal komersil ini melayani penumpang dari Pelabuhan Bira ke Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Sedang kapal perintis KMP Takabonerate dan  KMP Sangke Palangga melayani Pelabuhan Bira, Pattumbukang, Jampea, Takabonerate.

Selain itu juga melayani penumpang ke Pelabuhan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sikeli Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.

Baca juga: Nelayan Nganggur Efek Cuaca Buruk, Emak-emak dan Pengusaha di Bulukumba Mengeluh Harga Ikan Mahal

PELABUHAN BIRA - Kapal feri dan kapal kayu bersandar di Pelabuhan Bira, Bulukumba, Sulsel, beberapa waktu lalu. ASDP memprediksi lonjakan penumpang liburan Natal dan Tahun Baru mulai 22 Desember 2025.
PELABUHAN BIRA - Kapal feri dan kapal kayu bersandar di Pelabuhan Bira, Bulukumba, Sulsel, beberapa waktu lalu. ASDP memprediksi lonjakan penumpang liburan Natal dan Tahun Baru mulai 22 Desember 2025. (Tribun-timur.com/Samsul Bahri)

Masa waktu berlayar sekitar satu pekan. 

Sementara untuk kapal komersil waktu tempuh paling singkat dua jam perjalanan jika cuaca normal. 

Selama 2 hari berturut-Turut kapal fery rute komersil tak berlayar, sementara rute perintis sudah sepekan.

Khusus kapal rute perintis sudah satu pekan tidak berlayar.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved