Breaking News:

Caleg PDIP Luwu Timur Dilaporkan ke Bawaslu Kasus Money Politic

Ober dilaporkan Agus Salim warga Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, sekitar pukul 14.30 Wita di Kantor Bawaslu Luwu Timur.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Imam Wahyudi
ivan/tribunlutim.com
Calon legislatif (caleg) DPRD Luwu Timur dari PDIP, Ober Datte dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Luwu Timur atas dugaan money politik atau politik uang pada Pemilu 2019, Senin (20/5/2019). Ober dilaporkan Agus Salim warga Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, sekitar pukul 14.30 Wita di Kantor Bawaslu Luwu Timur. 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Calon legislatif (caleg) DPRD Luwu Timur dari PDIP, Ober Datte dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Luwu Timur atas dugaan money politik atau politik uang pada Pemilu 2019, Senin (20/5/2019).

Ober dilaporkan Agus Salim warga Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, sekitar pukul 14.30 Wita di Kantor Bawaslu Luwu Timur.

Laporan Agus Salim diterima Pemeriksa Bawaslu Luwu Timur, Rida Pungky Loleh. Ober Datte dilaporkan atas dugaan money politik atau politik uang.

Agus Salim kepada wartawan mengatakan sudah lama berniat mendatangi Kantor Bawaslu usai menerima uang tanggal 15 April lalu atau sebelum Pemilu 17 April 2019.

"Tadi ada teman ke Malili, saya ikut sekaligus melaporkan masalah ini. Takutnya pak kalau ketahuan saya menerima uang saya dihukum makanya saya melapor saja," kata Agus di Kantor Bawaslu Luwu Timur.

Agus mengatakan baru melaporkan dugaan money politic Ober Datte karena
tempat tinggal di Dusun Loreha, Desa Parumpanai sangat jauh dari Kantor Bawaslu Luwu Timur.

Ditambah aktifitasnya sebagai petani sehari-hari yang bekerja di kebun sampai dirinya menunda untuk melayangkan laporannya.

Agus menceritakan, ia didatangi tim Ober Datte bernama Kaharuddin dan diberikan uang Rp 500 ribu untuk memilih Ober Datte. Uang tersebut untuk membeli dua suara saja.

"Tim Ober, Kaharuddin datang beri uang, saya ambil uang itu lalu saya simpan, ada Rp 500 ribu untuk dua suara. Rencananya hari itu juga (15 April 2019) saya mau laporkan tapi jarak rumah jauh dari kantor Bawaslu pak," tuturnya.

Ketua Bawaslu Luwu Timur, Rahman Atja mengaku sudah menerima laporan dari pelapor bernama Agus Salim. Rahman berjanji akan segera menindaklanjuti laporan tersebut sesuai dengan mekanisme.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved