Mahfud MD Berbagi Cerita Bertemu Presiden Jokowi, Bahas Pancasila dan Ide Ketum PBNU & Buya Syafii
Mahfud MD Berbagi Cerita Bertemu Presiden Jokowi, Bahas Pancasila dan Ide Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj & Buya Syafii
Mahfud MD Berbagi Cerita Bertemu Presiden Jokowi, Bahas Pancasila dan Ide Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj & Buya Syafii
TRIBUN-TIMUR.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD membagikan momen-momen saat buka puasa dengan Presiden RI Jokowi di Istana Negara.
Melalui akun twitter @mohmahfudmd, Mahfud MD membagi foto pertemuan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bersama Presiden RI.
"2 hr yg lalu BPIP berdiskusi Pancasila dgn Presiden. Msh bnyk kekurangan2 dlm praktik. "Terutama sila ke-5", kata Buya Syafii. "Juga pendidikan agama", kata K. Aqil Siraj. Mari laksanakan ideologi Pancasila dgn semangat ketuhanan dan keagamaan utk memanusiakan manusia Indonesia," tulis Mahfud MD seperti diakses Tribun-timur.com, Minggu (12/5/2019).
Baca: Lagi Ramai Tim Bentukan Jenderal Wiranto, Rocky Gerung: Penguasa Gaji Akademisi Intai Warganegara
Baca: Jadwal Live Trans7 MotoGP Prancis 2019, Mampukah Valentino Rossi Naik Podium di Le Mans Prancis?
Baca: Live Bein Sports, Live Streaming Liga Inggris Liverpool vs Wolves, Menanti Keajaiban City Keok
Sejumlah tokoh bangsa yang bergabung di BPIP tampak hadir.
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PBNUKH Said Aqil Siradj, Buya Syafii dan tokoh-tokoh bangsa yang bergabung di BPIP tampak berbincang santai dengan Presiden Jokowi.
Gaji BPIP Lebih Tinggi dari Presiden Jadi Polemik
Sekretariat Negara mengumumkan gaji untuk pejabat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang dibentuk Presiden Joko Widodo.
Di situs resmi Sekretariat Negara tercantum bahwa gaji mereka diatur berdasarkan Peraturan Presiden (PP) Nomor 42/2018 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Lainnya Bagi Pemimpin, Pejabat, dan Pegawai Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. PP Nomor 42/2018 itu ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 23 Mei 2018.
Nama Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang menjabat Ketua Dewan BPIP menjadi pemilik gaji terbesar, yakni Rp 112.548.000.
Baca: Tak Cuma Dendam, Ibunda Grace Pernah Pergoki Pelaku Pembunuhan Anaknya Pegang Bagian Ini
Selain itu, Ketua Dewan Pengarah dkk juga mendapatkan fasilitas yang diberikan dalam bentuk biaya perjalanan dinas.
Untuk Ketua dan Anggota Dewan Pengarah, diberikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Adapun Kepala BPIP diberikan fasilitas setingkat menteri. Fasilitas diberikan berjenjang sesuai jabatannya.
"Pemberian hak keuangan dan fasilitas lainnya sebagaimana dimaksud Pasal 2,3 dan 4 dibebankan pada anggaran dan belanja negara," demikian bunyi Pasal 5 PP Nomor 42 Tahun 2018.
Terkait hal tersebut Politikus PKS Mardani Ali Sera menyayangkan diberikannya gaji besar untuk para pejabat di BPIP.
Kata Mardani semestinya pemerintah prihatin di saat kondisi negara seperti sekarang ini dimana nilai tukar rupiah melemah dan perekonomian sedang lesu.
Dibandingkan gaji Presiden Joko Widodo, penghasilan para pejabat BPIP ini tergolong tinggi.
Baca: Lagi Ramai Tim Bentukan Jenderal Wiranto, Rocky Gerung: Penguasa Gaji Akademisi Intai Warganegara
Baca: Jadwal Live Trans7 MotoGP Prancis 2019, Mampukah Valentino Rossi Naik Podium di Le Mans Prancis?
Baca: Live Bein Sports, Live Streaming Liga Inggris Liverpool vs Wolves, Menanti Keajaiban City Keok
Bandingkan saja untuk gaji presiden hanya sebesar Rp 62.740.030. Sementara untuk gaji wakil presiden hanya Rp 42.160.000.
"Kian jelas pemerintah tidak punya hati bagi rakyatnya. Memalukan. Jika terus seperti ini maka #2019 ganti presiden," tutur Mardani dalam pesan singkatnya.
Berikut daftar hak keuangan sesuai dengan lampiran Perpres Nomor 42/2018:
Ketua dewan pengarah mendapat hak keuangan Rp 112.548.000.
Anggota dewan pengarah mendapat hak keuangan Rp 100.811.000
Kepala BPIP mendapatkan hak keuangan Rp 76.500.000
Wakil kepala BPIP mendapatkan hak keuangan Rp 63.750.000
Deputi BPIP mendapatkan hak keuangan Rp 51.000.000
Staf Khusus BPIP mendapatkan hak keuangan Rp 36.500.000
Berikut nama Anggota Dewan Pengarah yang digaji Rp 100 juta lebih:
1. Try Sutrisno
Tru Sutrisno adalah wapres ke-6 periode1993-1998. Sebelum diangkat jadi wapres, ia merupakan panglima ABRI.
2. Ahmad Syafii Maarif
Syafii Maarif merupakan Ketua Muhammadiyah periode 2000-2005. Ia kini aktif di berbagai kegiatan keagamaan.
3. Said Aqil Siradj
Saat ini Aqil merupakan Ketua UmumPBNU.
4. Ma'ruf Amin
Ma'ruf saat ini menjadi Ketua Umum MUI. Sebelumnya ia merupakan anggota Dewan Penasihat Presiden 2007-2014. Selain menjabat Ketum MUI, ia juga menjabat Rais Aam PBNU.
5. Mahfud MD
Mahfud MD merupakan ketua MK 2008-2013. Selepas menjadi Ketua MK, ia sempat jadi timses Prabowo-Hatta.
6. Sudhamek
Namanya dikenal sebagai pelaku bisnis yang handal. Ia membesarkan GarudaFood Group. Saat ini ia menjabat juga sebagai Ketua Dewan Pengawas Majelis Buddhayana Indonesia (MBI)
7. Andreas Anangguru Yewangoe
Ia merupakan seorang pendeta, dosen dan teolog Kristen Protestan.
8. Mayjen (Purn) Wisnu Bawa Tenaya
Ia di BPIP menjabat Sekretaris. Selain sebagai tokoh Bali, ia juga tokoh Hindu.
(Tribun-timur.com/tribunnews.com)
Baca: Lagi Ramai Tim Bentukan Jenderal Wiranto, Rocky Gerung: Penguasa Gaji Akademisi Intai Warganegara
Baca: Jadwal Live Trans7 MotoGP Prancis 2019, Mampukah Valentino Rossi Naik Podium di Le Mans Prancis?
Baca: Live Bein Sports, Live Streaming Liga Inggris Liverpool vs Wolves, Menanti Keajaiban City Keok