Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

TRIBUNWIKI: Sinopsis dan Trailer Film Layar Upin & Ipin Keris Siamang Tunggal, Tayang Hari ini

Film layar lebar Upin & Ipin Keris Siamang Tunggal tayang perdana di bioskop Indonesia hari ini, Kamis (9/5/2019).

Tayang:
Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Ansar

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Film layar lebar Upin & Ipin Keris Siamang Tunggal tayang perdana di bioskop Indonesia hari ini, Kamis (9/5/2019).

Ini adalah film animasi Malaysia yang mengisahkan tentang petualangan si kembar Upin & Ipin.

Film ini diproduksi oleh Burhanuddin Radzi dari perusahaan Les' Copaque Production dan didistribusikan oleh GSC Movies.

Dilansir dari Tribunjateng.com Upin & Ipin: Keris Siamang Tunggal juga dikenal dengan judul Upin & Ipin: The Lone Gibbon Kris.

Baca: Ramadan, Polsek Sanggalangi Patroli Rutin Sasar Sabung Ayam

Baca: Malam Tarawih Kelima, Ini Penceramah di Masjid Agung Rantepao Toraja Utara

Ini adalah seri ke-tiga animasi Upin & Ipin yang dibuat oleh Les' OCopaque Production setelah The Adventures Begins, Upin & Ipin: Jeng Jeng Jeng!.

Film ini dirilis di Malaysia, Brunei, dan Singapura pada 21 Maret 2019 dan mendapat ulasan positif di negara asalnya.

Upin & Ipin: Keris Siamang Tunggal meraup sekitar RM 25 juta di Malaysia, mengalahkan rekor sebelumnya yakni Incredibles 2.

Di Vietnam, film ini dirilis pada 26 April 2019 sedangkan versi Mandarin dijadwalkan rilis bukan Juni/Juli 2019.

Proses pembuatan film ini memakan waktu 5 tahun dengan biaya hampir RM20 juta.

Ini menjadikan film Malaysia termahal yang pernah dibuat.

Sementara itu, dubbing bahasa Inggris telah dibuat untuk versi internasional.

Baca: Siapakah Lucas Moura, Pemain Cadangan Jadi Kunci Kemenangan Tottenham Hotspurs di Detik-detik Akhir

Sinopsis Upin & Ipin: Keris Siamang Tunggal

Semuanya berawal ketika Upin, Ipin, Ehsan, Fizi, Mail, Jarjit, Mei Mei, dan Susanti tersandung keris mistis (belati Melayu) di gudang Tok Dalang.

Ternyata keris itu membuka jalan dan menuntun mereka ke Kerajaan Inderaloka.

Saat berusaha menemukan jalan pulang ke Kampung Durian Runtuh, mereka bertemu beberapa karakter klasik dari cerita rakyat Malaysia; Mat Jenin dan Belalang.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved