Permohonan Banding Bos Abu Tours Ditolak, Kuasa Hukum Akan Kasasi

Putusan Banding Hamzah Mamba diketahui sesuai dengan laman website pengadilan dengan nomor 154/PID/2019/Mks.

Permohonan Banding Bos Abu Tours Ditolak, Kuasa Hukum Akan Kasasi
hasan/tribun-timur.com
Bos Abu Tours Hamzah Mamba saat menjalani sidang korporasi di Pengadilan Negeri Makassar. Nama PT Abu Tours turut menjadi terdakwa dalam penggelapan uang 96 ribu calon jamaah 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kuasa Hukum CEO PT Amanah Bersama Ummat dan Travel (Abu Tour), Hendro Saryanto kaget mendapatkan kabar permohonan banding klienya Hamzah Mamba ditolak Pengadilan Tinggi Negeri Makassar.

Putusan Banding Hamzah Mamba diketahui sesuai dengan laman website pengadilan dengan nomor  154/PID/2019/Mks.

Adapun hakim yang memutus yakni  Ahmad Shalihin sebagai hakim ketua, Yahya Syam sebagai hakim anggota  pertama dan Gede Ngura Arthanaya sebagai hakim anggota kedua.

Dalam putusanya, Pengadilan Tinggi menguatkan putusan Pengadilan Negeri Makassar dengan nomor 1235.Pid.B/2018. Dengan demikian, Hamzah Mamba tetap harus menjalani pehanan selama 20 tahun penjara dan denda Rp 500 juta

"Iya saya jg baru dengar kalau putusan banding ditolak, cuma saya heran saja, sebagai kuasa hukum tidak pernah menerima kontra memori banding dari JPU," kata Hendro kepada Tribun, Kamis (09/05/2019), sore.

"JPU  tidak pernah memberitahukan adanya inzage tiba tiba hari ini saya dengar sudah ada putusan. Ini pelanggaran administrasi pengadilan dan hukum acara juga banyak yang dilanggar," lanjut Hendro.

Ia mempertanyakan alasan JPU sehingga  seolah solah menghindari Kuasa Hukum Hamzah mamba. Padahal pemberitahuan Inzage itu wajib sebagaimana diatur dalam pasal 236 ayat 2 KUHAP.

Hendro juga heran karena permohonan banding yang diajukan ke Pengadilan Tinggi Negeri malah ditolak. Sementara
pemintaan kuasa hukum terdakwa  dilakukan pemeriksaan terhadap semua alat bukti kejahatan.

"Itu tidak ditanggapi oleh hakim banding, padahal faktanya dalam kasus pidana ini JPU jelas tidak pernah membuktikan barang barang hasil kejahatan. Dan lucunya pengadilan menerima semua dalil JPU," tegasnya.

Atas putusan itu, Kuasa Hukum Mamba memastikan bakal mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung . Ia berharap Hakim  kasasi ini bisa memahami  hukum acara di Indonesia ini.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved