Humas IDI dr Wachyudi: Berbuka Puasa dengan Menu Manis itu Banyak Manfaatnya

Untuk membatalkan puasa selalu dianjurkan dengan memakan atau minum sesuatu yang manis.

Humas IDI dr Wachyudi: Berbuka Puasa dengan Menu Manis itu Banyak Manfaatnya
HANDOVER
dr Wachyudi Muchsin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Hubungan Masyarakat (Humas) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Wachyudi Muchsin SH memberi penjelasan mengenai menu berbuka puasa yang memiliki banyak manfaat

Saat waktu Maghrib tiba diwajibkan untuk segera membatalkan puasa.

Menurutnya menunda-nunda waktu berbuka merupakan hal yang kurang baik.

Baca: Manajemen PSM Renovasi Bench Stadion Mattoanging

Baca: Fasruddin dan Eric Horas Bukan Lagi Peraih Suara Terbanyak, Tapi Wanita Ini

Untuk membatalkan puasa selalu dianjurkan dengan memakan atau minum sesuatu yang manis.

Mengapa harus demikian dan apa alasannya?

dr Wachyudi Muchsin SH menjelaskan saat sedang berpuasa secara otomatis sistem metabolisme tubuh akan melambat.

Sehingga kata dia, asupan nutrisi yang tersimpan saat sahur banyak menghilang setelah seharian beraktivitas. 

"Karena tidak mendapatkan asupan nutrisi selama 14 jam, energi yang tersimpan pun ikut berkurang. Maka dari itu asupan makanan atau minuman manis sangat penting saat berbuka puasa," terangnya, Selasa (7/5/2019).

Dijelaskannya, makanan atau minuman manis adalah sumber kalori yang mudah untuk diproses oleh tubuh dengan cepat.

Sehingga makanan manis berperan dalam mengembalikan energi dan stamina tubuh yang telah hilang dengan cepat pula. 

Halaman
12
Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Ansar
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved