Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Unibos Tingkatkan Kualitas PKM Dalam Persaingan PIMNAS

Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Aksa Mahmud Lantai 9 Unibos ini diikuti 20 tenaga pengajar yang dipilih sebagai pembimbing PKM Unibos

Penulis: Wahyu Susanto | Editor: Ansar
Wahyu/Tribun Timur
suasana kegiatan Peningkatan Kualitas dan Mutu Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Unibos, yang dilaksanakan di Auditorium Aksa Mahmud Lantai 9 Unibos. 

TRIBUN-TIMIR.COM, MAKASSAR - Dalam rangka Peningkatan Kualitas dan Mutu Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Universitas Bosowa (Unibos) hadirkan reviewer nasional dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Abdul Mollah Jaya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Aksa Mahmud Lantai 9 Unibos ini diikuti 20 tenaga pengajar yang dipilih sebagai pembimbing PKM Unibos untuk mahasiswa yang akan mengajukan Proposal PKM tahun berikutnya.

Abdul Mollah Jaya, yang juga merupakan juri PIMNAS Kemenristek Dikti menuturkan beberapa hal yang perlu dilakukan dosen pendamping agar PKM mahasiswa dapat memenuhi syarat dan masuk dalam seleksi PIMNAS.

"Penelitian itu dinilai dari kreativitasnya dan disini dosen pembimbing perlu memahami jika kita perlu menumbuh kembangkan sifat kreatif dari mahasiswa," ungkapnya, Kamis (2/5/2019).

Baca: Unibos Gelar Seminar Nasional, Bahas Pembangunan Melalui Kerja Sama Global

Baca: 22 Atlet Taekwondo Toraja Utara Ikuti Unibos Cup 2019, Optimis Raih Juara

Pada kesempatan ini, Dosen diajarkan bagaimana caranya dapat menyesuaikan format proposal.

Selain itu, turut pula diajarkan bagaimana para dosen harus mengikuti pelaksanaan dan pembuatan hingga pertanggung jawaban program.

"Dosen pembimbing harus membantu mahasiswa dalam persiapan monev. Ini yang perlu dilakukan dosen dalam membimbing mahasiswa," papar Abdul Mollah Jaya.

Dosen Fakultas Pertanian Unibos, Dr Sri Firmiati menambahkan sebarnya mahasiswa adalah orang-orang yang kreatif.

Hanya saja, masih kurang pembimbing yang membantu para mahasiswa untuk melakukan sejumlah aktivitas ilmu.

Sehingga, para mahasiswa masih bingung bagaimana ide tersebut tersalurkan.

Baca: Ini Jawaban KPU Terkait Hasil Ijtima Ulama III yang Merekomendasikan Jokowi-Maruf Didiskualifikasi

Bisa jadi, dikarenakan dosen juga masih kurang popular terhadap aturan dalam PKM ini.

"Jadi kegiatan ini kita rancang dengan tujuan menambah wawasan dosen terkait bagaimana kualitas yang harus dimiliki dosen agar dapat menjadi dosen pendamping. Dengan ini kami berharap kelak akan lebih banyak lagi proposal yang diajukan dan dapat lolos PIMNAS berikutnya," ungkapnya.

Pada tahun 2019, Unibos telah mengirimkan 23 judul PKM untuk bersaing dalam PIMNAS.

Dari hasil tersebut, Unibos berhasil meloloskan lima judul yang dibimbing oleh Dr Sri Firmiati. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @wahyususa to_21

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved