Nyamuk Suka Terbang di Sekitar Kepala Manusia, Berikut Penjelasannya
Nyamuk sangat tertarik dengan suhu pada dan kabondiosida yang dihasilkan manusia maupun hewan.
TRIBUN-TIMUR.COM - Nyamuk yang dikenal sebagai penghisap darah dan penyebar beberapa jenis penyakit ini kerap menganggu.
Binatang yang memiliki kecepatan terbang mencapai 1-1,5 mil per jam itu kerap mendatangi
orang tertentu.
Nyamuk sangat tertarik dengan suhu pada dan kabondiosida yang dihasilkan Manusia maupun hewan.
Kemampuan mereka mendeteksi keberadaan kulit Manusia bisa dilakukan dari jarak hingga 100 kaki atau sekitar 30,48 meter.
Baca: Viral, SK Pengangkatan Pejabat Pemprov Sulsel Mulai Dibidik KASN, Batal Jadi Pejabat?
Baca: Ini Alasan Kenapa Hari Pendidikan Nasional Diambil dari Tanggal Lahir Ki Hadjar Dewantara
Serangga kecil itu paling sering ditemukan berkumpul di sekitar area kepala dan telinga.
Mengapa demikian? Berikut penjelasannya.
1. Hawa Panas Tubuh
Telinga merupakan bagian tubuh yang memiliki suhu hampir mendekati suhu tubuh inti.
Itu artinya, suhu di sekitar telinga adalah area yang paling konstan dan lebih tinggi di banding bagian tubuh lainnya.
Nyamuk juga salah satu jenis serangga yang mampu mendeteksi suhu panas.
Itulah mengapa nyamuk paling suka beterbangan di area kepala terutama telinga yang suhu panasnya tinggi.
Baca: TRIBUNWIKI: Plus Minus Penggunaan Pacifier atau Empeng untuk Anak, Menurut Dokter Spesialis
Baca: Ternyata Luna Maya yang Buat Reino Barack Jatuh Cinta hingga Mantap Menikahi Syahrini, Ini Faktanya
2. Kelembapan
Nyamuk memiliki sifat alami menyukai aroma tubuh manusia.
Mereka juga tertarik dengan keringat yang keluar dari kelenjar keringat di sekitar kepala.
Dengan demikian, ada kemungkinan Nyamuk terbang untuk mendekati area kepala bukan telinga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/nyamuk_20160129_224842.jpg)