Nurdin Abdullah Janji Kucurkan Rp 80 M untuk Proyek Jalan di Lutim

Proyek ini dianggap strategis untuk menghubungkan Malili sebagai ibu kota Lutim dengan pusat produksi merica di daerah tersebut.

Nurdin Abdullah Janji Kucurkan Rp 80 M untuk Proyek Jalan di Lutim
Pemprov Sulsel
Bupati Lutim Thorig Husler dan rombongan saat menemui Nurdin Abdullah di Rujab Gubernur Sulsel, Makassar, Senin (22/4/2019). 

Bantilang adalah satu dari lima desa yang menjadi lumbung penghasil merica terbesar di Kecamatan Towuti, Lutim.

Lokasi kebun merica di Desa Bantilang berada di daerah perbukitan Gunung Masokkoran dan Batu Putih Danau Towuti.

Ada lima desa di Kecamatan Towuti menjadi lumbung penghasil merica terbesar di Luwu Timur yaitu Desa Bantilang, Masiku, Tokalimbo, Ranteangin, dan Loeha.

Ketua RW di Kecamatan Panakkukang Makassar Dilaporkan Mencoblos 2 Kali

BREAKING NEWS: Orang Gila Parangi Warga di Pitumpanua Wajo, Dua Tewas

Menuju lima desa ini, warga harus menyeberang menggunakan kapal motor jenis rap dari Dermaga Desa Timampu, Kecamatan Towuti, menuju Dermaga Desa Bantilang.

Waktu tempuh selama 1,5 jam.

Lima desa ini mampu menyerap tenaga kerja setiap tahun dari luar Sulawesi Selatan.

Di antaranya warga dari Kendari, Kupang, hingga Palu.

Di perkebunan merica ini, pekerja digaji Rp 70.000 per hari untuk memetik merica saat panen.

Khusus di Desa Bantilang, sekitar 400-an kepala keluarga yang memiliki kebun merica.

Beberapa kepala keluarga di antaranya bisa mempekerjakan 30 sampai 40 orang untuk memetik merica saat panen.

Selain itu, para mahasiswa dari lima desa ini sebagian kecil hanya diberikan karung berisi merica ketika akan berangkat kuliah di Kota Palopo atau Makassar. (*)

Penulis: Jumadi Mappanganro
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved