Polisi Masih Nantikan Hasil Lengkap Autopsi Siti Zulaeha Djafar

Oleh karena itu, kata Shinto, kesimpulan sementara polisi mengenai motif pembunuhan masih ketersinggungan dan emosi sesaat Wahyu Jayadi.

Polisi Masih Nantikan Hasil Lengkap Autopsi Siti Zulaeha Djafar
TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI
Usai penangkapan Wahyu Jayadi oleh Unit Resmob Polda Sulsel. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Motif pembunuhan pegawai Universitas Negeri Makassar (UNM) yang diidentifikasi Polres Gowa masih ketersinggungan dan emosi sesaat.

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga mengaku masih menantikan hasil lengkap autopsi jenazah Siti Zulaeha Djafar dari kedokteran forensik Polda Sulsel.

Oleh karena itu, kata Shinto, kesimpulan sementara polisi mengenai motif pembunuhan masih ketersinggungan dan emosi sesaat Wahyu Jayadi.

"Penyidik masih menunggu hasil autopsi secara resmi dari rumah sakit Bhayangkara Polda Sulsel," kata Shinto Silitonga kepada Tribun Timur, Kamis (4/4/2019).

Menurut Perwira polisi dua melati ini, hasil autopsi lengkap nantinya akan menjadi petunjuk bagi polisi mengenai bentuk-bentuk kekerasan yang dilakukan oleh Wahyu Jayadi.

Polisi, kata Shinto, nantinya akan mengagendakan rekonstruksi kasus pembunuhan ini setelah menerima hasil lengkap autopsi jenazah Siti Zulaeha Djafar.

"Hasil autopsi akan memperlihatkan peristiwa-peristiwa materil tentang bagaimana kekerasan fisik tersebut dilakukan oleh tersangka terhadap korban," kata Shinto Silitonga.

Shinto Silitonga juga menyebut dari hasil pemeriksaan terhadap sepuluh saksi, motif yang teridentifikasi masih ketersinggungan dan emosi sesaat.

Wahyu Jayadi nekat menghabisi nyawa Zulaeha karena merasa tersinggung harga dirinya dilecehakan. Dosen UNM itu itu langsung mencekik leher Zulaeha hingga patah.

Meski demikian, belum diketahui apa bentuk perkataan yang diucapkan oleh Zulaeha hingga membuat Wahyu Jayadi tersinggung dan naik pitam. Polisi menyebut hal itu adalah materi penyidikan.

Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

(*)
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved