Perintisan Jalan Rampung, Warga: Kami Sedih, Tidak Ada Lagi TNI di Kampung

Warga setempat menganggap, TNI menjadi keluarganya. Selama perintisan jalan, warga dan TNI sering bercanda bersama.

Perintisan Jalan Rampung, Warga: Kami Sedih, Tidak Ada Lagi TNI di Kampung
HANDOVER
Kodim 1422 Maros meninjau lokasi perintisan jalan di Desa Bontomanai, Kecamatan Tompobulu, usai penutupan TMMD. 

TRIBUN-MAROS.COM, TOMPOBULU - Kodim 1422 Maros menyerahkan ruas jalan penghubung Desa Bontomanai dan Bontomatinggi, Kecamatan Tompobulu, ke Wakil Bupati Maros, Harmil Mattotorang.

Ruas jalan sepajang 3.500 meter tersebut diserahkan oleh Dandim 1422 Maros, Letkol Inf Farid Yudho.

Penyerahan berlangsung pada acara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 di lapangan Bontomanai, Rabu (27/3/2019).

Kodim 1422 Maros juga telah menarik 150 personel yang telah merintis jalan sebulan terakhir.

Seorang warga, Amir Danto merasa kehilangan setelah perintisan jalan rampung. Warga setempat, tidak bisa lagi berbaur dengan TNI seperti saat perintisan.

Warga setempat menganggap, TNI menjadi keluarganya. Selama perintisan jalan, warga dan TNI sering bercanda bersama.

"Kami merasa sedih setelah perintisan jalan rampung. Tidak ada lagi TNI yang berada di kampumg kami. Hampir setiap malam, kami selalu bersama TNI selama proses perintisan jalan," kata Amir.

Amir menilai, waktu selama sebulan untuk perintisan jalan terlalu cepat. Padahal, warga sudah senang berbaur dengan TNI.

Warga tidak memiliki kesempatan lagi untuk membangun kampungnya bersama TNI. Selama sebulan, warga selalu terlibat perintisan jalan.

"Waktu masih ada di sini, kami dan TNI sama-sama angkut pasir dari sungai ke jalan rintisan. Meski medannya susah, tapi kami tetap senang. Kami akan rindu dengan kondisi itu," katanya.

Halaman
12
Penulis: Ansar
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved