Tribun Wiki
TRIBUNWIKI: Kilas Balik Sejarah Raja Faisal Terbunuh, Raja Arab Saudi
Ia dibunuh oleh keponakannya sendiri, Pangeran Faisal Ibu Musaed. Pangeran Faisal menembakkan tiga peluru ke tubuh Raja dari jarak dekat.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ina Maharani
Namun, hasil penyidikan menemukan Pangeran Faisal melakukan serangan ini seorang diri, tanpa peran orang lain.
Pangeran Faisal juga menjalani pemeriksaan secara mental untuk mengetahui kondisi kejiwaannya.
Dari hasil pemeriksaan itu, dokter dan psikiater menyatakan sang pangeran mengalami gangguan keseimbangan mental.
Pernyataan serupa pun dilontarkan pihak keluarga kerajaan setelah penembakan mengerikan ini.
Mereka menyebut Pangeran Faisal terganggu kejiwaannya. Hal ini semakin dipercaya, karena sebelum dan sesaat setelah menembak pamannya, Pangeran Faisal tetap terlihat tenang.
Atas kejadian ini, aktivitas Kota Riyadh ditutup selama tiga hari sebagai tanda berkabung.
Hukum mati Atas perbuatan yang dilakukannya, Pangeran Faisal dinyatakan bersalah dan dihukum penggal.
Ia dipenggal di hadapan para petinggi kerajaan dan masyarakat umum, menggunaan pedang berhulu emas.
Eksekusi dilakukan pada 17 Juni 1975 di alun-alun kota Riyadh, depan Kantor Pemerintahan Gubernur menghadap Masjid Agung.
Dari sekian banyak penonton eksekusi, Pangeran Salman, adik dari Raja Faisal, diketahui sebagai anggota kerajaan yang menghadiri prosesi hukuman itu.
Sebelumnya, Raja Faisal didaulat menjadi raja Arab Saudi setelah ayahnya, Raja Saud, turun tahta pada 1964.
Namun, sejak kematiannya, tahta kekuasaan jatuh Pangeran Mahkota yang juga saudara Raja Faisal, Pangeran Khalid.
Anak Ketiga
Dilansir dari wikipedia, Faisal bin Abdul Aziz dilahirkan di Riyadh pada 14 April 1906.
Dia adalah anak ketiga dari Raja pertama, Raja Abdul Aziz Ibunya Tarfa binti Abdullah bin Abdul Latif Asy Syaikh, yang di nikahi Abdul Aziz pada 1902 setelah menaklukkan Riyadh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/raja-faisal-kiri.jpg)