Awal Tahun, Gesek Kartu Kredit Mulai Kencang
Sampai dengan Februari 2019, total transaksi kartu kredit mencapai 55,46 juta transaksi.
TRIBUN-TIMUR.COM - Bisnis kartu kredit (KK) perbankan di awal tahun 2019 sudah kencang.
Bank Indonesia (BI) mencatat sampai dengan Februari 2019, total transaksi kartu kredit mencapai 55,46 juta transaksi.
Bila dibandingkan dengan periode sama tahun lalu, jumlah ini bertambah 1,37 juta transaksi.
Secara nominal atau volume transaksi KK juga terkerek naik menjadi Rp 51,83 triliun pada dua bulan pertama tahun ini.
Baca: Servis Mobil di Kalla Toyota PiPo, Ganti Oli dan Saringan Rp 350 Ribu
Baca: Bank Mega Hadirkan Kartu Kredit Nirsentuh, Transaksi Hingga Rp 1 Juta Hanya Ditempel
Jauh melampaui bulan Januari-Februari 2018 sebesar Rp 47,82 triliun. Salah satu penguasa pasar kartu kredit yakni PT Bank Central Asia Tbk di kuartal I 2019 gesekan KK relatif lebih tinggi.
Menurut Direktur BCA Santoso Liem, ini disebabkan tingginya daya beli masyarakat yang didorong oleh beragam promo oleh perbankan.
"Kebetulan Januari-Februari 2019 ada pertumbuhan karena banyak event," ujarnya, Jumat (22/3/2019).
Memang, di awal tahun ini BCA sendiri sudah menyelenggarakan dua program tawaran KK diluar program promosi yang dilakukan BCA secara berkala.
Hasilnya, BCA mencatat dari segi transaksi kartu kredit sampai dengan Februari 2019 meningkat 13,18% secara year on year (yoy).
Baca: Mega Travel Fair 2019: Korea dan Jepang Destinasi Favorit
Baca: BSM Indonesia Timur Umrahkan 14 Tenaga Pendidik dan Kesehatan
Tahun ini, BCA berharap pertumbuhan bisnis kartu kredit bisa terus didongkrak naik hingga ke level dua digit.
PT Bank Mandiri Tbk juga yakin pertumbuhan bisnis kartu kredit di tahun 2019 bakal lebih tinggi dibanding tahun lalu.
Senior Vice President Credit Card Bank Mandiri, Vira Widiyasari mengatakan tahun ini bisnis KK Mandiri ditargetkan tumbuh 15% lebih besar dari realisasi tahun 2018 yaitu sebesar 12%.
Beberapa faktor meningginya gesekan kartu kredit nasabah utamanya dari peningkatan belanja masyarakat.
“Seperti kita lihat, program Mandiri KK semakin mengedepankan customer experience dan kebutuhan sehari-hari nasabah,” tuturnya.
Baca: Produk Kecantikan Tangga Turun Harga di Alfamart, Maybelline CS Rp 19.900
Baca: OJK Dorong Perbankan Biayai Eksportir Sulsel
Tahun ini Bank Mandiri akan menyasar segmen kalangan menengah atas dan usia muda (mass affluent).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kkbank_20160906_230618.jpg)