Tunggu Rekomendasi FAA, Menhub Bakal Undang Pihak Boing 737-8MAX Klarifikasi

Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan sementara waktu melarang pesawat Boeing 737-8 MAX terbang dilangit Indonesia.

Tunggu Rekomendasi FAA, Menhub Bakal Undang Pihak Boing 737-8MAX Klarifikasi
muslimin emba
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, saat melakukan kunjungan di Makassar New Port, Rabu (20/3/2019) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan sementara waktu melarang pesawat Boeing 737-8 MAX terbang dilangit Indonesia.

Larangan sementara itu merupakan buntut dari jatuhnya Pesawat Ethiopian Airlines jenis Boeing 737-8 MAX.

Kebijakan pelarangan itu diambil untuk memastikan Pesawat Boeing 737-8 MAX laik terbang di Indonesia.

Baca: Pemerintah RI Larang Penerbangan Boeing 737-8 MAX, Ini Tiga Maskapai Indonesia yang Mengoperasikan

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, mengungkapkan, dalam waktu dekat ini pihaknya mengundang pihak Boeing 737-8 MAX untuk melakukan klarifikasi.

"Boeing 737 kan sudah tahu, kita ada grounded permanen. Grounded permanen itu, satu kita akan mengundang boeing melakukan klarifikasi sesuai dengan rekomendasi yang disetujui FAA," kata Budi Karya ditemui di kantor Pelindo IV Makassar, Rabu (20/3/2019).

Federal Aviation Administration (FAA) merupakan otoritas penerbangan sipil nasional Amerika Serikat.

Namun, menurut Budi Karya, pihak hingga kini belum menerima rekomendasi dari FAA.

"Ini FAA belum memberikan rekomendasi yang pas. Saya pikir kalau ada regulasi kalau memang bisa ya bisa terbang, kalau enggak yang turuning," jelas Budi Karya.

Pihaknya pun berharap agar FAA segera mengeluarkan rekomendasi sebagai landasan klarifikasi terhadap pihak Boeing 737-8 MAX.

"Saya rasa makin cepat makin bagus," tutur Budi Karya.

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved