Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sulsel Heran Bandar Narkoba La Kijang Divonis Bebas

Badan Narkotikan Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan angkat bicara soal vonis bebas bandar narkoba 3,5 kg, Syamsul Rizal alias La Kijang (32).

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sulsel Heran Bandar Narkoba La Kijang Divonis Bebas
hasan
Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sulsel, AKBP Ustim Pangarian mengaku kaget dengan vonis yang dijatuhkan majelis hakim. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Badan Narkotikan Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan angkat bicara soal vonis bebas bandar narkoba 3,5 kg, Syamsul Rizal alias La Kijang (32).

Syamsul Rizal alias La Kijang sapaan terdakwa divonis bebas di Pengadilan Negeri Makassar beberapa bulan lalu, karena dianggap tidak cukup bukti sebagaimana dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sulsel, AKBP Ustim Pangarian mengaku kaget dengan vonis yang dijatuhkan majelis hakim.

Baca: Bandingkan Hukuman Bandar Narkoba Kijang, Warga Dititipi Sabu Divonis 17 Tahun Penjara

Baca: Kijang Masuk Kali Depan Kantor Camat Masamba, 8 Penumpang Masuk Rumah Sakit

Alasanya, Kijang ini merupakan salah satu bandar narkoba besar pernah masuk dalam daftar incaran BNN atas kasus narkoba.

"Inilah yang jadi pertanyaan buat saya secara pribadi, karena  divonis bebas, "kata Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sulsel, AKBP Ustim Pangarian kepada Tribun.

Perwira dua bunga ini juga heran karena rekan Kijang yang sebelumnya sudah ditangkap sudah divonis bersalah.

Sementara sang bandar dengan BB 3,5 Kg malah dibebaskan dari jeratan hukum.

Baca: Kijang, Bandar Narkoba Asal Pinrang Divonis Bebas di PN Makassar

"Meskipun sudah dicabut keterangan saksi di persidangan. Tetapi hakim semestinya memiliki pertimbangan lain tanpa harus langsung mengambil keputusan,"tegasnya.

Selain hakim, Ustim juga menyesalkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum.

Ia tidak habis pikir seorang bandar narkoba diberi tuntutan terendah dan hanya 6 tahun .

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved