Kijang, Bandar Narkoba Asal Pinrang Divonis Bebas di PN Makassar

Kijang yang sebelumnya dibekuk tim Narkoba Polda Sulsel di Sungai Nyamuk, Desa Bambanga, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara

Kijang, Bandar Narkoba Asal Pinrang Divonis Bebas di PN Makassar
muslimin emba/tribun-timur.com
ILUSTRASI penangkapan pengedar narkoba 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Masih ingat dengan kasus dugaan banda narkotika  Syamsul Rizal alias La Kijang (32), asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan?

Kijang yang sebelumnya  dibekuk tim Narkoba Polda Sulsel di Sungai Nyamuk, Desa Bambanga, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, dikabarkan telah divonis bebas oleh Hakim Pengadilan Negeri Makassar.

Dari hasil pengecekan Tribun Website di milik  Pengadilan Negeri Makassar, Senin (11/02/2019), dengan nomor perkara 434/Pid.Sus/2018/PN Mks. benar adanya putusan itu.

Bunyi dalam putusanya menyatakan terdakwa Syamsul Rijal tidak terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan dalam dakwaan pertama, kedua dan dakwaan ketiga.

Membebaskan terdakwa oleh karena itu dari dakwaan-dakwaan tersebut. Memerintahkan agar terdakwa segera dikeluarkan dari tahanan.

Diputusan juga disebutkam agar memulihkan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya. Serta membebankan biaya perkara kepada Negara.

Kendati demikian, informasi di website ini belum dibenarkan oleh Humas Pengadilan Negeri Makassar. Bambang Nurcahoyono yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya belum mendapatkan informasi itu.

"Besok saya cek. Karena Panitera bagian Pidana umum sudah pulang kantor," kata Bambang kepada Tribun, Senin (11/02/2019) malam.

Sementara Jaksa Penuntut Umum perkara kasus ini, Andi Herani Gali yang dihubungi melalui telepon seluler belum merespon konfirmasi Tribun.

Dalam dakwaan JPU sebelumnya, Kijang
didakwa bersalah melakukan tindak pidana "melakukan permufakatan jahat menjadi perantara dalam jual beli narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved