Tribun Wiki
TRIBUNWIKI: Sudah Lepas dari Lechia Gdansk dan Kini Gabung Timnas, Ini Profil Egy Maulana Vikri
Egy mulai bermain sepak bola amatirnya di SSB Tasbi Medan di mana ia berpartisipasi dalam Turnamen U-12
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ina Maharani
Selanjutnya, ia dilatih di Sekolah Khusus Olahraga, lebih dikenal sebagai Diklat Ragunan.
Egy juga merupakan adik dari pemain PON Sumatera Utara bernama Yuzrizal Muzakki yang saat itu bermain untuk PSBL Langsa.
Pada 2015, Egy berhasil membawa Indonesia menjadi juara di ajang Piala Gothia di Swedia dan dianugerahi sebagai pemain terbaik turnamen Piala Gothia 2015 yang mengantongi total 28 gol sepanjang perjalanan.
Egy adalah mantan pemain Sumatra Utara di Popwil 2016.
Bakatnya juga terlihat oleh media internasional ketika ia bermain untuk Indonesia U-19 di Turnamen Toulon dari 29 Mei hingga 10 Juni 2017.
Pada saat itu Egy mendapatkan penghargaan bergengsi Jouer Revelation Trophee untuk menjadi pemain pelarian di turnamen.
Jauh sebelum Egy, penghargaan bergengsi itu dimenangkan oleh hebat dan legenda sepakbola saat ini dan sebelumnya di Cristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane.
Pada bulan September 2017, Egy menjadi Pencetak Gol Terbanyak Kejuaraan Pemuda AFF U-19 dengan 8 gol luar biasa untuk Indonesia U-19.
Setelah itu ia dikaitkan dengan banyak klub Australia dan Asia termasuk Brisbane Roar, Selangor FA dan Chainat Hornbill.
Chainat Hornbill bahkan menawari Egy kontrak dua tahun.
Pada akhir 2018, Chainat Hornbill akan mengatur sejumlah uji coba untuk Egy dengan beberapa klub Jerman.
Uji coba Eropa
Ia ditawari uji coba oleh sejumlah klub Eropa termasuk Benfica, Sporting CP, Getafe CF, Espanyol, Legia Warsaw, Saint-Etienne, Ajax Amsterdam dan beberapa klub Italia.
Tapi dia memilih klub Polandia Lechia Gdansk yang membawanya tanpa perlu uji coba.
Lechia Gdańsk
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/egy-maulana-fikri.jpg)