Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tak Ditemui Bupati Jeneponto, Pengunjuk Rasa Ancam Aksi Anarki Jika Tuntutannya Tak Dipenuhi

Puluhan warga yang mengatas namakan diri aliansi masyarakat Desa Kapita dan forum pemuda Jeneponto, seruduk kantor bupati Jeneponto

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/IKBAL NURKARIM
pengunjuk rasa berhasil masuk kedepan kantor Bupati Jeneponto, Senin (11/3/2019). 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Puluhan warga yang mengatas namakan diri aliansi masyarakat Desa Kapita dan forum pemuda jeneponto unjuk rasa kantor bupati jeneponto, Jl Lanto dg Pasewang, Kecamatan Binamu, jeneponto, Senin (11/3/2019).

Para pengunjuk rasa ingin bertemu bupati jeneponto dan menyampaikan aspirasinya.

Namun para pengunjuk rasa harus kecewa, pasalnya mereka tidak ditemui Bupati Jeneponto yang diketahui tidak ada dikantor.

Baca: Bupati Enrekang Harap Tak Ada Lagi Pejabat Tersandung Kasus Korupsi

Baca: Kecamatan Mangarabombang Takalar Akan Jadi Kawasan Industri

Baca: Warga Salekoe Luwu Utara Terancam Gagal Panen Jagung

Perwakilan pengunjuk rasa Hidayat, mengaku kecewa dan berjanji akan melakukan aksi lebih besar jika tuntutannya tidak dipenuhi.

"Jika ini tidak dipenuhi, kita akan melakukan konsolidasi kembali," kata Hidayat.

"Tidak menutup kemungkinan aksi kami nanti akan lebih besar dan anarkis jika ini dibiarkan," tandasnya.

Diketahui para pengunjuk rasa meminta Plt Kades Kapita Abdul Rasad untuk dicopot dari jabatannya.

Mereka menilai kades tersebut mencopot sepuluh perangkat desa dengan sewenang-wenang.

Sepulur perangkat desa yang diberhentikan terdiri dari 7 orang kepala dusun, dua kepala seksi, dan Sekdes. (TribunJeneponto.com)

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

b
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved