Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Diperiksa, Akbar Faisal Anggap Bawaslu Agak Genit

Legislator Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Akbar Faisal akhirnya memenuhi undangan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar

Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Munawwarah Ahmad

Ia pun menjelaskan, kedua orang ini bercanda.

"Tiba-tiba mau dipanggil semuanya, itu videonya pak camat (kasus dugaan camat Makassar dukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin) sebut Joko Widodo, kenapa tidak dipanggil Joko Widodo. Menurut Anda, apa perbedaan posisi saya dengan Joko Widodo. Selanjutnya, kalau mungkin di sini dipanggil, apakah beda standar Bawaslu Kota dan provinsi," katanya.

Ia mengungkapkan, standar kerja Bawaslu sama karena ia yang membuat undang-undangnya.

"Ini bukan kasus, ini dua orang bercanda dan anda dianggap serius," katanya.

Sehingga, dia meminta untuk tidak paranoid melihat situasi ini.

"Jadi, kita jangan paranoid melihat masalah ini. Tapi, lumayan lah Akbar Faisal, terlalu jauh, (saya dipanggil), sama dengan tadi nama Joko Widodo di video itu. Apakah sekarang dilarang orang bercanda, kebodohan itu yang upload," katanya.

Baca: Bawaslu Makassar Sebut Kasus Walikota Makassar dan Rektor UNM Sama

Baca: Meski Tidak Ada Laporan, Bawaslu Makassar Tetap Investigasi Video Rektor UNM Dukung Akbar Faisal

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved