Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Azikin Solthan: Buku Prof Dr Anwar Arifin Sesuai Kondisi di Indonesia

Dalam bedah buku tersebut, anggota Komisi II DPR RI itu menyebut Prof Anwar Arifin sebagai seorang sahabat, dosen dan juga mentornya.

Penulis: Amiruddin | Editor: Imam Wahyudi
amiruddin/tribun-timur.com
Dr Azikin Solthan (kiri) bersama Prof Dr Anwar Arifin dalam bedah buku di FISIP Unhas, Kamis (28/2/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Dr Azikin Solthan menjadi salah saorang pembedah buku karya Prof Dr Anwar Arifin, Kamis (28/2/2019).

Buku tersebut berjudul, "Demokrasi dalam Ancaman dan Bahaya."

Bedah buku karya pakar ilmu komunikasi Unhas itu, dilaksanakan di Aula Prof Syukur Abdullah, Kampus Unhas, Jl Perintis Kemerdekaan KM 10, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar.

Dalam bedah buku tersebut, anggota Komisi II DPR RI itu menyebut Prof Anwar Arifin sebagai seorang sahabat, dosen dan juga mentornya.

Mantan Bupati Kabupaten Bantaeng itu, menambahkan, karya ke 53 Prof Anwar Arifin itu sesuai fakta, dan bukan fiksi.

"Apa yang ditulis Prof Anwar Arifin adalah kondisi rill yang terjadi di negara kita, dalam kapasitas saya sebagai pelaku perpolitikan di Indonesia," kata Azikin Solthan.

Makanya kata dia, dirinya langsung menyatakan siap hadir sebagai salah seorang pembedah.

Dalam bedah buku Prof Anwar Arifin, politisi Partai Gerindra itu turut menyinggung sistem demokrasi yang berlaku di Indonesia beberapa tahun terakhir.

Termasuk, sistem pemilihan yang berlaku di Indonesia saat ini.

Selain Pror Anwar Arifin dan Azikin Solthan, hadir pula selaku pembedah, yakni Prof Armin Arsyad, Dr Andi Syamsul Alam, Dr Aswar Hasan, Dr Phil Sukri, dan Iqbal Latief.

Puluhan mahasiswa dan dosen juga tampak mengikuti bedah buku ke 53, dari 57 buku yang telah ditulis Pror Anwar Arifin.

Sekadar diketahui, Prof Anwar Arifin merupakan akademisi kelahiran Sengkang, Sulawesi Selatan, 11 Desember 1947.

Selain menjadi dosen di Unhas, pendiri Penerbitan Kampus Identitas Unhas itu juga pernah menjabat Rektor Universitas Veteran Republik Indonesia (UVRI).

Laporan Wartawan Tribun Timur, @amir_eksepsi

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved