Tribun Wiki
TRIBUNWIKI: Ini Sejarah Monumen Mandala di Kota Makassar
Monumen Mandala merupakan menara yang menjulang setinggi 75 meter di pusat Kota Makassar.
Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Ina Maharani
Dari markas yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman ini, operasi untuk merebut Irian Barat dikendalikan sehingga akhirnya pemerintah Indonesia berdaulat penuh atas Irian Barat sejak 1 Mei 1963.
Desain Menarik
Monumen ini merupakan kenangan indah yang disumbangkan untuk menghargai Soeharto sebagai Panglima Komando Pembebasan Irian Barat dengan desain yang sangat menarik yakni monumen yang dibuat dengan bentuk segi tiga sama sisi menyimbolkan Tiga Komando Rakyat (Trikora).
Pada bagian bawah monumen, terdapat relief lidah api yang menjadi simbol semangat dari Trikora. Sementara relief yang sama di bagian atas melambangkan semangat yang tidak pernah padam.
Selain itu ada 27 patung batang bambu runcing sebagai simbol instrumen perjuangan fisik rakyat saat itu.
Di belakang monumen mandala terdapat panggung yang biasa digunakan band-band lokal maupun nasional untuk menghibur penonton. Panggungnya berhadapan dengan tiga tribun untuk penonton.
Lapangan Monumen Mandala juga sering digunakan untuk kegiatan-kegiatan diantaranya pameran.
Menuju Monumen Mandala
Dari Bandara Sultan Hasanuddin, Monumen Mandala dapat dijangkau dengan angkutan umum taksi, maupun kendaraan hotel dimana Anda menginap.
Rute yang akan Anda tempuh adalah jalan Perintis Kemerdekaan, jalan Urip Sumoharjo, Jl G Bawakaraeng lalu berbelok kiri ke arah Jl Jendral Sudirman, dengan jarak tempuh sekitar 25 km.
Bisa juga melalui jalur Tol Ir Sutami dengan jarak tempuh hanya 17 km.
Sedangkan jika dari Pelabuhan Soekarno Hatta, Anda dapat menjangkau Monumen Mandala melalui jalan Nusantara, jalan A.Yani, jalan Jend.Sudirman, dengan jarak sekitar 5 km.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/monumen-mandala-makassar-1.jpg)