Penjelasan Operasional Lion Air Terkait Insiden Penerbangan JT-780 Tujuan Palu

Danang menjelaskan, pesawat mendarat secara normal di Bandar Internasional Sultan Hasanuddin pukul 22.24 Wita.

Penjelasan Operasional Lion Air Terkait Insiden Penerbangan JT-780 Tujuan Palu
Tribunnews
Detik-detik Ngeri Pesawat Lion Air JT-780 Turbulance di Selat Makassar, Kesaksian Korban Selamat 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Sukmawati Ibrahim

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-- Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro memberikan klarifikasi sehubungan layanan nomor penerbangan JT-780 rute dari Bandar Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan (UPG) menuju Bandar Mutiara Sis Al-Jufri, Palu, Sulawesi Tengah (PLW).

Melalui pesan Whatsapp, Danang mengatakan, operasional telah dijalankan Sesuai Standar Prosedur (SOP).

Baca: Insiden Lion Air JT-780, Rony Pasla: Ada Kesalahan Technical

Baca: Polisi Dalami Kematian Nelayan Pulau Battoa Polman Akibat Bom Ikan

"Penerbangan Lion Air JT-780 pada Selasa, (12/2/2019) telah dipersiapkan dengan baik. Pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LGY sebelum diberangkatkan menuju Palu sudah menjalani pemeriksaan lebih awal (pre-flight check) dan dinyatakan laik terbang (safe to flight)," katanya, Rabu (13/2/2019).

"Lion Air mengudara sesuai jadwal keberangkatan pukul 21.28 wita. Dalam penerbangan ini, Lion Air membawa tujuh kru dan 149 penumpang. Dalam memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan (safety first), setelah terbang 30 menit pilot memutuskan untuk melakukan pendaratan kembali di bandar udara asal yaitu Makassar (return to base/ RTB). Keputusan tersebut sudah sesuai prosedur operasional dikarenakan ada technical dan membutuhkan pengecekan pesawat di darat," lanjutnya.

Baca: Permudah Masyarakat, Al Jasiyah Kerjasama pergiumrah.com

Danang menjelaskan, pesawat mendarat secara normal di Bandar Internasional Sultan Hasanuddin pukul 22.24 Wita.

Sesaat setelah mendarat dan posisi pesawat sudah sempurna di landas parkir, seluruh penumpang diarahkan dan dibawa menuju ruang tunggu keberangkatan, guna mendapatkan informasi lebih lanjut dan pelayanan terbaik.

"Pada kesempatan tersebut Lion Air menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh tamu atas ketidaknyamanan yang timbul. Lion Air sudah menginformasikan terkait penundaan keberangkatan kepada seluruh penumpang dan akan memberangkatkan dengan pesawat Lion Air lainnya. Lion Air juga memfasilitasi permintaan penumpang, seperti yang akan melakukan pengembalian dana (refund) dan perubahan jadwal terbang (reschedule) sesuai ketentuan," jelasnya.

Baca: 12 Tips & Trik WhatsApp Terbaru, dari Ubah Huruf, 1 Akun di 2 HP & Sebaliknya, Simpan Percakapan

Baca: Dari Makassar, Panglima dan Kapolri Terbang ke Morowali, Ini Tujuannya

Dalam upaya memberikan kenyamanan kepada penumpang, Lion Air telah memberangkatkan kembali JT- 780D (12/ 2/2019) pukul 23.35 wita dengan menggunakan armada lainnya yaitu Boeing 737-900ER registrasi PK-LGP mengangkut tujuh kru beserta 136 penumpang.

"Pesawat sudah tiba di Palu pukul 00.35 wita. Lion Air telah meminimalisir dampak yang timbul, agar operasional Lion Air lainnya tidak terganggu. Pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LGY sudah dilakukan pemeriksaan dan perbaikan, serta dinyatakan laik terbang," tuturnya.(*)

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Follow juga akun instagram tribun-timur.com:
Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved