Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Legislator PAN Anggap Banjir Akibat Kesalahan Teknis

"Tumbangnya bendungan (Kareloe) maka kami akan bentuk pansus untuk menyelidiki kasus ini," katanya.

Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Hasrul
ikbal/tribunjeneponto.com
Legislator PAN DPRD Sulsel Syamsuddin Karlos mensosialisasikan Perda nomor 4 tahun 2014 di Desa Bulo-bulo, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Senin (14/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Anggota DPRD Sulsel Komisi D, Syamsuddin Karlos menganggap penyebab banjir Jeneponto karena kesalahan teknis pembangunan waduk Kareloe.

"Bayangkan saja air sebanyak 16 meter, jarak tempuh banjir sebanyak 35 km, sampai tembok stadion roboh. Jembatan hanyut dan berpindah 75 meter, berbeda kasus di Gowa," katanya di DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, Senin (4/1/2019).

Baca: Kumpulan Ucapan Selamat Imlek 2019 Bahasa Inggris: Cocok untuk WA, IG & FB, Kirim Mulai Malam ini!

Baca: Kronologi Lengkap Penganiayaan Pegawai KPK di Hotel, Diungkap Polisi

DPRD Sulsel pun berencana untuk membentuk pansus banjir di Gowa, Jeneponto, Maros, dan Pangkep.

"Tumbangnya bendungan (Kareloe) maka kami akan bentuk pansus untuk menyelidiki kasus ini," katanya.

Ia juga meminta Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk menyelidiki.

Baca: UPDATE Penerimaan PPPK 2019, Dibuka 8 Februari, Dikhusukan Honorer Penyuluh Pertanian

Baca: Sol Sepatu Nike Ada Tulisan Mirip Lafaz Allah Dapat Protes Keras & Reaksi Otoritas Resmi Nike

"Ini kesalahan manusia, saya kira desainnya salah. Saya punya gambar sebelum dan sesudah banjir," katanya.

"Kami dalam wilayah DPRD provinsi, harus mempertanyakan hal itu kepada pihak balai karena banjir di Jeneponto itu luar biasa," katanta.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved