Setelah Dilantik, 55 Relawan Demokrasi di Wajo Ikuti Bimbingan Teknis

Bimbingan teknis (Bimtek) tersebut adalah hari kedua, yang sebelumnya dilakukan pada Jumat (25/01/2019) kemarin, setelah dikukuhkan.

Setelah Dilantik, 55 Relawan Demokrasi di Wajo Ikuti Bimbingan Teknis
KPU Wajo
Ketua KPU Wajo, Haedar mengukuhkan 55 relawan demoktasi di Kabupaten Wajo, Jumat (25/1/2019) kemarin. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Sebanyak 55 relawan demokrasi di Kabupaten Wajo mengikuti bimbingan teknis, Sabtu (26/01/2019).

Bimbingan teknis (Bimtek) tersebut adalah hari kedua, yang sebelumnya dilakukan pada Jumat (25/1/2019) kemarin, setelah dikukuhkan.

Sebelumnya, 55 relawan demokrasi tersebut dikukuhkan oleh Ketua KPU Kabupaten Wajo, Haedar di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo.

Baca: Pembangunan Infrastruktur Jadi Usulan Dominan di Kecamatan Wajo

Baca: Truk Sampah TPA Pitumpanua Wajo Baru Layani 4 Kelurahan

Haedar berharap pada relawan demokrasi tersebut agar menjalankan fungsi-fungsi sosialisasi dan sebagai agen penyebar informasi kepemiluan di kalangan masyarakat.

“Sebagai penggerak sosialisasi, diharapkan relasi menjaga integritas dan netralitas penyelenggara. Karena relasi ini menjadi bagian dari lembaga KPU," kata Haedar.

Haedar juga mengapresiasi orang-orang yang tergabung dalam relawan demokrasi akan menjadi agen penyebar informasi pemilu sekaligus menjadi perpanjangan tangan KPU dalam mendorong partisipasi.

Mengingat, KPU Wajo merupakan salah satu daerah yang konsisten partisipasi yang tinggi. Pada pilkada gubernur dan wakil gubernur serentak dengan pemilihan bupati dan wakil bupati, angka partisipasi mencapai 81,5 %.

Baca: Prof Jasruddin: Doktor Tidak Urus Guru Besar Menzalimi Diri dan Keluarga

Baca: Jasa Raharja Sulsel Bantu Sembako untuk Koban Bencana Banjir di Makassar dan Gowa

"Harapan kita, angka partisipasi di Wajo tetap terjaga di angka tertinggi. Tentu saja membutuhkan dukungan relasi dalam menjalankan mandat sebagai agen sosialisasi penyebar informasi pemilu," katanya.

Sementara itu, bimbingan teknis yang diikuti para relawan demokrasi tersebut, selain bekal awal untuk menjalankan misinya, juga untuk menyasar 11 basis pemilih.

"Selain pengetahuan, keterampilan dan sikap diri juga dilatih dalam Bimtek. Agar lebih mendekati pemilih, mereka dibekali berbagai teknik dan strategis sosialisasi agar pesan untuk mengajak masyarakat sadar pemilu dan sampai ke TPS," kata Komisioner KPU Devisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Zainal Arifin.

11 basis yabg dimaksud yakni basis keluarga, basis penyandang disabilitas,basis berkebutuhan khusus basis perempuan, basis pemilih pemula (first time votes), basis pemilih muda (millenial votes), basis marginal, basis komunitas, basis keagamaan, basis warga internet (netizen) dan basis relawan demokrasi.

Pada bimtek tersebut, melibatkan penggiat pemilu dari Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Sulsel, dan mantan penyelenggara KPU dan Bawaslu periode lalu, menjadi narasumber dan fasilitator dalam bimtek relawan demokrasi.(*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube Kami: 

Follow juga akun instagram official Kami: 

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved