Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

TRIBUNWIKI: Ini Profil Bendungan Bili-bili di Kabupaten Gowa Sempat Dikabarkan Jebol!

Bendungan Bili-bili merupakan, bendungan terbesar di Sulawesi Selatan.

Tayang:
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Arif Fuddin Usman
dok tribu
Kondisi Bendungan Bili-bili yang berada di Kecamatan Bontomarannu, Gowa, Sulsel, beberapa waktu lalu. Kondisi muka air mengalami penurunan saat musim kemarau. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Desi Triana Aswan

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bendungan Bili-bili merupakan, bendungan terbesar di Sulawesi Selatan. Bendungan dibangun dengan tipe urugan batu, tinggi bendungan utama 73 m dan panjang 750 m.

Bendungan ini, selalu dikabarkan jebol jika terjadi hujan lebat. Tak terkecuali saat banjir besar yang terjadi di beberapa kabupaten, di Sulawesi Selatan, Selasa (22/1/2019) lalu.

Dilansir dari situs resmi Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan, menyebutkan, pembuatan Bendungan Bili-Bili adalah untuk mencegah terjadinya banjir di Kota Makassar dan sekitarnya.

Baca: BBWS Pompengan Jeneberang Rilis Status Normal untuk Bendungan Bili-Bili

Baca: UPDATE Jumlah Pengungsi Banjir dan Ketinggian Air Bendungan Bili-bili

Tak hanya Makassar, tentunya juga mengantisipasi banjir yang bakal terjadi wilayah Kabupaten Gowa akibat luapan air Sungai jeneberang di bagian hilir.

Sedangkan tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk Kota Makassar dan sekitarnya serta untuk mensuplai air irigasi di Kabupaten Gowa.

Luas daerah tangkapan waduk sebesar 384,40 km2 dengan kapasitas tampungan 375 juta m3 dan kapasitas tampungan efektif 346 juta m3.

Bendungan ini terletak di Kabupaten Gowa sekitar 30 km di sebelah Timur Kota Makassar dan ke arah hulu pertemuan Sungai Jeneberang dan Sungai Jenelata.

Desain Bendungan

Detail desain Bendungan Bili-Bili dimulai tahun 1986 sampai tahun 1988 yang sebelumnya telah dilakukan beberapa tahap survey kelayakan.

Pelaksanaan fisik dimulai tahun 1992/1993 dengan paket I: relokasi jalan Malino, relokasi air, dan paket II: pembuatan jembatan dan pelindung tebing sungai.

Baca: Bendungan Bili-bili Retak Hoax atau Betul? Ini Penjelasan Pimpro Pembangunannya, Tentang Daya Tahan

Baca: Kondisi Terkini Bendungan Bili-bili, 2.121 Warga Mengungsi, Warga Dusun Pattiro Gowa Minta Tolong

Pada tahun anggaran 1993/1994 dalam paket III terdiri antara lain pekerjaan cofferdam utama, bendungan utama, bendungan sayap kiri dan kanan.

Spillway (sebuah lubang besar di bendungan yang sebenarnya adalah sebuah metode untuk mengendalikan pelepasan air), saluran outlet intake, dan fasilitas outlet.

Sedangkan tahun anggaran 1996 / 1997 masuk dalam pake IV menyelesaikan bangunan kantor dan perumahan, pekerjaan listrik dan telekomunikasi.

Sumber dana untuk Pembangunan Bendungan Bili-bili diperoleh dari: LOAN OECF.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved