Buaya Pemangsa Deasy Tuwo Mendadak Mati, Hasil Otopsi Temukan Benda Ini di Perut Merry
Ternyata belakangan ketahui potongan mayat wanita itu diketahui bernama Deasy Tuwo. Dia Meninggal Dunia usai diterkam buaya bernama Merry
Sedangkan tulang yang diduga tubuh manusia akan dilakukan pemeriksaan forensik oleh pihak kepolisian.
Serta keluarga korban, Deysi juga akan dimintai keterangan jika benar tulang yang ditemukan dalam tubuh Merry adalah milik Deysi.
Baca: BPBD Polman dan Warga Bikin Tanggul Manual Untuk Penanganan Awal Abrasi Mampie
Baca: FOTO: Begini Pernak-pernik Jelang Perayaan Imlek di Mall PiPo Makassar
Baca: Manajemen Dalton Makassar Salurkan Bantuan kepada Korban Banjir di Paccerakkang
Bangkai Merry saat ini juga telah dikuburkan di kawasan TWA Batu Putih, Senin (21/1/2019).
Diberitakan sebelumnya, Deysi Tuwo (44) merupakan Kepala Laboratorium CV Yosiki yang juga pemberi makan Merry, buaya peliharaan tempatnya bekerja menjadi korban terkaman Merry.
Diketahui CV Yosiki yang merupakan perusahaan pembibitan mutiara itu memiliki buaya peliharaan yang telah dipelihara sejak tahun 1990-an di areal perusahaan daerah Minahasa, Sulawesi Utara.
Nahas, Deysi yang bertugas memberi makan buaya tersebut harus tewas di tangan peliharaannya, Jumat (11/1/2019).
Berdasarkan keterangan dari teman Deysi, Erling, kejadian itu diketahui saat dirinya melihat ada benda terapung menyerupai tubuh manusia.
Erling kemudian melaporkan kejadian itu pada Polsek Tombariri.
"Kami penasaran saat melihat kearah kolam buaya, ada benda mengapung, ternyata tubuh Deysi. Kami takut menyentuhnya dan melaporkan kejadian tersebut di Polsek Tombariri," kata Erling.
Baca: 120 Hektar Sawah Terancam Terendam Banjir Akibat Jebolnya Tanggul Sungai Walennae Wajo
Baca: Andi Sudirman Sulaiman Berikan Alat Salat untuk Korban Banjir di Bung Tamalanrea
Baca: FOTO: Aksi Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Perumnas Antang Blok 10 dan Foto Udara Lokasi Banjir
Deysi diduga terpeleset ke dalam lokasi buaya saat sedang memberi makan.
Dikutip dari Tribun Manado, keadaan buaya pasca menerkam Deysi tampak gemuk dan masih berada di kandangnya.
Jenazah Deysi segera dievakuasi oleh Polres Tomohon.
Deysi yang telah bekerja di perusahaan itu selama 15 tahun itu dievakuasi ke RSUP Kandou Malalayang.
Sementara Merry dievakuasi ke TWA Batu Putih.
Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:
Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com
Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Merry Buaya Pemakan Manusia Mati, Hasil Otopsi Temukan Tulang Belulang Manusia di Perut Merry, http://wow.tribunnews.com/2019/01/23/merry-buaya-pemakan-manusia-mati-hasil-otopsi-temukan-tulang-belulang-manusia-di-perut-merry?page=all.