Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Detik-detik 4 Anggota TNI Disambar Petir Usai Latihan, Satu Orang Tewas

Nasib naas dialami seorang perwira Tentara Nasional Indonesia ( TNI). Peltu Onik tewas akibat tersambar petir pada Senin (14/1/2019) pukul 16.00 Wit

Editor: Rasni
darul amri/tribun-timur.com
Jenazah Pelda Onik di RS Pelamonia Makassar. 

1. Korban Prajurit TNI

Sebanyak empat prajurit TNI Angkatan Darat (AD) tersambar petir di Desa Pakatto, Kecamatan Bontomaranu, Kabupaten Gowa, Senin (14/1/2019).

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIV Hasanuddin, Kolonel Inf. Alamsyah, menjelaskan kejadian tersebut sekitar pukul 16.00 Wita setelah latihan siswa Sekolah Calon Bintara (Secaba) Prajurit Karier TNI-AD.

ilustrasi
ilustrasi (ist)

"Setelah latihan, korban yang merupakan pelatih ini melakukan cek akhir di lokasi latihan. Tapi karena deras hujan mereka kemudian berteduh di gubuk," ungkap Alamsyah.

"Jadi saat menunggu hujannya reda, gubuk tempat bernaung itu lalu disambar petir. Pelda Onik meninggal dan dua prajurit lainnya tidak sadarkan diri. Seorang lainnya sadar," lanjutnya.

Empat prajurit yang disambar petir, yaitu Pelda Onik, Pelda Andi Syafri, Serka Basri, dan Koptu Saiful yang mengalami luka terbakar.

Baca: Kiprah Striker PSM Makassar Eero Markkanen, Disebut Blunder Zidane di Real Madrid Musim 2014-2015

Baca: Muhammad Amir Jadi Pelaksana Tugas Sekretaris LLDikti IX Wilayah Sulawesi dan Gorontalo

Menurut Kolonel Alamsyah, hingga pukul 22.00 Wita malam, dua orang korban yang selamat sudah kembali siuman.

Sedangkan Pelda Onik menjadi korban yang meninggal dunia dan kini disemayamkan di rumah duka.

"Iya, korban yang meninggal dunia tadi sempat dievakuasi ke rumah sakit (RS) Pelamonia Makassar. Sekarang sudah dibawa ke rumah duka," tambah Alamsyah.

2. Korban Petani di Maros

Pada Rabu (5/12/2018) lalu, seorang petani di Dusun Bonto Romba, Desa Bonto Matene, Kecamatan Mandai, Maros, Sulsel tewas tersambar Petir.

Insiden itu terjadi pukul 16.30 wita saat hujan deras disertai angin kecang dan petir yang melanda Maros.

Kapolsek Mandai, AKP Asgar bersama anak buahnya, melayat di rumah petani tersambar petir, Dusun Bonto Romba, Desa Bonto Matene, Kecamatan Mandai, Maros
Kapolsek Mandai, AKP Asgar bersama anak buahnya, melayat di rumah petani tersambar petir, Dusun Bonto Romba, Desa Bonto Matene, Kecamatan Mandai, Maros (AKP Asgar)

Seketika, Dusun Bonto Romba geger setelah warga mendapatkan informasi seorang petani, Muh Subhan alias Itung (41) tewas setelah tersambar petir di area persawahan.

Petani lainnya, Ambo Upe (49) menjelaskan, sebelum tewas, Itung bersama sang istri, Nurlinda (37) dan putranya Rifki (14), sedang berada di sawah untuk menanam bibit padi.

Namun tiba-tiba hujan deras turun, sehingga korban dan keluarganya meninggalkan sawah untuk berteduh.

Baca: Ini 3 Link Live Streaming RCTI Rising Star Indonesia Live Audition 3, Masih Ada 59 Untuk Lolos

Baca: Aaron Evans Senang Bergabung dengan PSM Makassar, Ini Target dari CEO PSM di Liga 1 2019!

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved