Polda Sulsel Bongkar 'Website Jebakan' Ratusan Nasabah Bank BRI, Ini Kata Pendiri BPR Hasamitra

tim Cyber Crime Polda Sulsel berhasil menangkap dua pelaku atas kasus Fishing atau membuat web Bank BRI jebakan

tribun timur/alfian
Pendiri Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Hasamitra, Yongris Lao 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penyidik Polda Sulsel bongkar praktek penipuan menggunakan laman Website Bank BRI Fishing atau website jebakan.

Pengungkapan kasus ini pun menjadi perhatian masyarakat dan juga beberapa pihak perbankan Sulsel, soal maraknya kasus penipuan memanfaatkan internet.

Pendiri Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Hasamitra, Yongris Lao menyebutkan, fenomena penipuan memakai Website perbankan mengikuti perkembangan.

Baca: 4 Kg Sabu-sabu Diamankan di Mal! Sulsel Jadi Pasar Narkotika Nasional karena Permintaan Masih Tinggi

Baca: Sosok Aldiena Cena, Tiara Permatasari, Baby Shu, Maulia Lestari, Riri Febianti, Fatya Ginanjasari

"Namanya penipu itu selalu mengikuti perkembangan teknologi. Nasabah dan masyarakat harus diedukasi," ungkapnya kepada tribun timur, Jumat (11/1/2019).

Menurutnya, dalam kasus ini tidak ada sistem yang bisa dan mampu proteksi keamanan rekening para nasabah, jika Pin dan Username dikuasai orang lain.

Pendiri Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Hasamitra, Yongris Lao
Pendiri Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Hasamitra, Yongris Lao (dok tribun timur)

"Kasus ini soal penawaran peminjaman, harusnya kalau memang nasabah butuh pinjaman melalui pesan singkat SMS, maka cek apa itu resmi," ujar Yongris.

"Termaksud juga telepon ke call centre dan memastikan, tanya ke kantor Bank terdekat. Dan kalaunada minta pin dan usarname tidak usah diberi," lanjutnya.

Baca: Ancam Putus Kontrak dengan RS di Sulsel, Nurdin Abdullah Akan Panggil BPJS Kesehatan

Baca: Sosok Aldiena Cena, Tiara Permatasari, Baby Shu, Maulia Lestari, Riri Febianti, Fatya Ginanjasari

Seperti diketahui, tim Cyber Crime Polda Sulsel berhasil menangkap dua pelaku atas kasus Fishing atau membuat web Bank BRI jebakan terhadap korbannya.

Dua pelaku tersebut berbeda jaringan, mereka menipu menggunakan sistem jaringan intenet dan berhasil menipu ratusan nasabah Bank BRI.

Waspada Jebakan Website Abal-abal (Phising)

Serangan phising belum berakhir. Bahkan dalam survei yang dilakukan oleh Kaspersky, jumlah korban serangan phising meningkat dalam setahun terakhir dari 19,9 juta menjadi 37,3 juta pengguna atau melonjak sebesar 87%.

Survei yang bertajuk "The Evolution of Phishing Attacks 2011-2013" menyebutkan, situs popular seperti Facebook, Yahoo, Google dan Amazon sering digunakan para penjahat cyber untuk mengelabui pengguna internet.

Survei yang dilakukan pada Juni 2013 ini, dengan mengambil data dari layanan awan Kaspersky Security Network, menunjukkan bahwa phishing, yang awalnya hanyalah bagian dari spam, kini telah menjelma menjadi ancaman cyber tersendiri dan tumbuh dengan pesat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved