Ini Pertanda Apa? Awan Tsunami Diabadikan di Langit Makassar, Pesawat Putar-putar Nyaris 30 Menit

Ini Pertanda Apa? Awan tsunami atau Awan Kumulonimbus Diabadikan di Langit Makassar, Pesawat Putar-putar Nyaris 30 Menit

Ini Pertanda Apa? Awan Tsunami Diabadikan di Langit Makassar, Pesawat Putar-putar Nyaris 30 Menit
Instagram
Awan Kumulonimbus berbentuk tsunami diabadikan di langit Makassar, Selasa (1/1/2018) 

Awan tsunami atau Awan Kumulonimbus Diabadikan di Langit Makassar, Pesawat Putar-putar Nyaris 30 Menit

TRIBUN-TIMUR.COM - Fenomena Awan Kumulonimbus atau awan berbentuk gelombang tsunami muncul di langit Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (1/1/2018) sore.

Foto Awan Kumulonimbus diabadikan sejumlah pengguna Instagram di Makassar.

 

Akibatnya lima pesawat terbang terpaksa berputar-putar di ruang udara Makassar hingga nyaris 30 menit, tepatnya 20 menit.

Baca: Heboh Awan Kumulonimbus atau Cumulonimbus di Makassar, AirAsia Jatuh, Disebutkan di Alquran

Hal ini disebabkan munculnya awan berbentuk gelombang tsunami atau Awan Kumulonimbus menggulung di langit Kota Makassar, Selasa (1/1/2019) sore.

Kelima pesawat itu pun harus menunggu cuaca mulai membaik agar bisa mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

Hal itu disampaikan oleh General Manager AirNav Indonesia cabang Makassar Air Traffic Service Centre (MATSC), Novy Pantaryanto saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (2/1/2019).

Baca: Kronologi Lengkap Penembakan Bripka Matheus Polisi Anggota Densus 88, Ternyata Bukan Orang Sembarang

Baca: 6 Updating Transfer: 3 Pilar Tinggalkan Persija, Persib & Persebaya Berebut Loris, PSM Makassar?

Baca: 8 Bulan Setelah Diceraikan Ahok, Kabar Terbaru Veronica Tan Sedang Liburan Bareng Nathania Purnama

Baca: Ustadz Abdul Somad Tiba-tiba Berhenti saat Ceramah Lalu Tegur Jamaah, Panggil ke Panggung, Cek Video

Baca: Sehari, 3 Warga Sulawesi Selatan Meninggal di Jalan! Kenapa Dinas PU harus Tanggung Jawab?

Awan tsunami di Langit Makassar, Selasa (1/1/2018)
Awan tsunami di Langit Makassar, Selasa (1/1/2018) (Instagram)

“Saat awan kumulonimbus menggulung di langit Kota Makassar, Selasa (1/1/2019) sore, ada lima pesawat mengalami penundaan mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar."

 "Sehingga, pesawat itu berputar-putar terlebih dahulu di atas sekitar 15 hingga 20 menit lalu mendarat setelah cuaca mulai membaik,” ungkap Novy.

Novy mengatakan, awan berbentuk gelombang tsunami tersebut merupakan awan yang sangat berbahaya.

Di dalam gumpalan awan kumulonimbus itu terdapat partikel-partikel petir, es dan lain-lainnya yang sangat membahayakan bagi penerbangan.

Halaman
1234
Editor: Mansur AM
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved