Pemilu 2019
Danny Pomanto Janji 10 Kursi Nasdem di DPRD Kota, Melani Simon Kian Optimistis
Sekadar diketahui, selain Nasdem, Danny Pomanto juga janji memaksimalkan perolehan suara Partai Demokrat di Pemilu 2019 nanti.
Penulis: Thamzil Thahir | Editor: Anita Kusuma Wardana
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Calon legislator Makassar dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Melani Simon optimistis meraih satu dari 50 kursi DPRD Kota Makassar di Pemilu Legislatif, April 2019 mendatang.
Optimisme caleg ini merujuk dua asumsi rasional. Pertama, komitmen Danny Pomanto, fungsionaris Nasdem provinsi sekaligus Wali Kota Makassar.
"Pak Danny sudah janjikan minimal dua kursi di tiap dapil, apalagi saat pemilu dia masih punya pengaruh besar sebagai wali kota," kata Melani, saat bersantai bersama suami M Jufri Rachman dan anak di sebuah restauran kuliner Korea di Jl Hertasning, Rappocini, Makassar, Sabtu (29/12/2018) petang.
Melani menyebut caleg Nasdem pemilu ini diisi figur kuat. Istri Danny Pomanto, Indira Jusuf Ismail, putri (Chunda Thita Syahrul) dan Tenri Olle YL, kakak kandung mantan Gubernur Syahrul Yasin Limpo adalah caleg wanita kuat Nasdem DPR-RI dari dapil ibu kota provinsi.
Apalagi katanya, dua mantan calon wakill walikota Makassar; Indira Mulyasari dan Rachmatika Dewi adalah wanita caleg partai Nasdem dari level provinsi.
"Caleg perempuan Nasdem itu kuat-kuat dan populer, kita selalu jalan sosialisasi bareng," kata Melani.
Optimisme kedua Melani didasari raihan sekitar 2100 suara di Pemilu 2014 lalu dari daerah pemilihan II di 5 kecamatan utara kota (Ujungtanah, Tallo, Sangkarrang, Bontoala, dan Wajo).
"Kira-kira tambah 2000 lagi, insyallah saya bisa duduk," kata Melani yang di dapilnya bersaing dengan incumbent wakil ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo.
Basis suara Melani, yakni kawasan Pecinan di kecamatan Wajo dan dari kawasan kampung kelahirannya Bontoala. "Pemilu 2014 itu suara saya nomor tiga, sama Nomor urut sekarang, setelh Rudianto Lallo ada Kak Mustafa Irate yang kini maju DPD-RI baru suara saya," ujar ibu dua anak ini.
Sekadar diketahui, selain Nasdem, Danny Pomanto juga janji memaksimalkan perolehan suara Partai Demokrat di Pemilu 2019 nanti.
Sebagai salah satu partai pendukungnya di Pilwali Makassar yang batal menjadikannya kontestan, Danny memberikan komitmen tertulis kepada DPP, DPD Provinsi dan DPD Kota Partai Demokrat, untuk mendukungnya di pemilu.
Komitmen tertulis itu sudah beberapa kali diingatkan Ketua DPD Demokrat Kota Makassar Adi Rasyid Ali. "Ini bukan sekadar gentlement aggrement tapi ada dokumen tertulis dan punya konsekuenzi hukum," kata Adi.
Dari hasil pemilu 2014 lalu, raihan suara Demokrat adalah tertinggi kedua (7 kursi) setelah Golkar (8 kursi).
Sedangkan Partai Nasdem mendudukan 5 kadernya di parlemen kota. Jumlah kursi ini sama dengan jumlah daerah pemilihan di kota, lima.
Sebelumnya, Ketua DPD Golkar Kota Makassar Farouq M Betta, optimistis kader partainya kembali akan meminpin parlemen kota berpenduduk 1,8 juta ini.
Dia mengakui peta persaingan kursi parlemen kota sangat ketat. Selain hampir 80% incumbent kembali maccaleg, caleg pendatang baru yang relatif muda dibawah 45 tahun, membuat dinamikanya berbeda. "Kami tetap realistis mendapat 9 hingga 10 kursi, minimal tambah dua dari pemilu lalu," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/caleg-nasdem-makassar.jpg)